Tanya Jawab seputar Tarunamu

Air Cadangan Radiator selalu tekor

Pertanyaan : om2 dan tante2 saya ada masalah sedikit nihm, air cadangan selalu tekor padahal sudah saya service radiator dan tidak ada kebocoran serta ganti tutup radiator yang baru. apakah ada om2 dan tante2 pernah mengalaminya, mohon di sharing…

Jawab : Jangan2 bocor halus tuh di tabung reservoir-nya atau air meluap dari tabung cadangan alias luber :
kenapa ? Ada beberapa penyebab melubernya air di tabung cadangan :

a. Memang mesin overheat : hal ini dapat diseabkan oleh putaran kipas electric engine fan yang sudah mulai lemah sehingga tidak dapat menahan panas yang di timbulkan oleh mesin sehingga tekanan didalam ruang sistem pendingin mesin terus bertambah sampai meluberkan tabung. Overheat mesin juga dapat diakibatkan kompresi yang masuk keruang sistempendingin alias kompresi bocor. hal ini ditandai dengan gelembung gelembung udara saat mesin dihidupkan dengan posisi tutup radiator terbuka.

Lakukan compresion leakage test : dengan cara membuka tutup radiator dan menstart mobil apakah ada lompatan permukaan air di mulut tutup radiator yang terbuka itu saat mesin di start ? jika iya kompresi bocor……jika tidak perhatikan saat hidup apakah ada gelembung halus atau besar yang continues kalau iya kompresi bocor.

b. Tutup radiator sudah mulai tidak baik. Rusaknya tutup radiator belum tentu ditandai dengan bocor. Kadang pegas pengatur tekanan mulai lemah sehingga belum saatnya(tekanan) air radiator menuju ke tabung reservoir katup pada radiator sudah terbuka sehingga semakin lama akan semakin luber. Ketika berhenti maka vacuum pada ruang sistem pendingin menghisap kembali air dicadangan. Maka dapat dipastikan air akan habis terhisap karena sebagian dari air tersebut telah terbuang sebagai luberan…….

c. Terjadi kebocoran Selang atau radiator. Gejala ini harus dilakukan cek visual dengan teliti terkadang kebocoran cukup halus sehingga sulit dideteksi.

Mesin Ndut2an..

pertanyaan :
Dear RR,

Sy ada problem di CSX 05, sbb :
– Mobil pada saat stasioner normal, tapi pas lari pada RPM tertentu jadi ndut-an, tetapi u/ akselerasi normal. Juga lampu2 ikut naik turun tegangannya, jadai nyala tidak rata.

Langkah :
– Bersihkan throttle body,
– Periksa busi bagus n kering.
– Setting udara manual dan ganti filter udara baru.

Mohon masukan dan solusi problem tsb.
Terima kasih dan ditunggu

Jawab : Coba cek saringan bensin-nya dan filter bensin di dalam tangki Om .. Takutnya kotor banget di sana shg supply bensin terganggu.
Alternatif lain, check cable busi .. Takutnya itu yg menyebabkan mesin pincang sebelah jadi anjrut2an …

AC Mengeluarkan Bau Gas

Pertanyaan : Mohon pencerahannya dunx…. Kemarin saya ke jakarta pp di perjalanan ac jalan terus gak pernah mati kecuali mobil lg parkir…. trs pas pulang sampe di gerbang keluar tol buah batu pas buka kaca mo bayar tol tiba2 bau gas masuk ke dalam kabin… bokap panik dia kira dari ac… trs cepet2 di matiin… bokap mengira gas freon bocor… trs bau di kabin dah mulai hilang, bokap penasaran trs nyalain ac lage ampe nyampe rumah…. dari semburan ac gak ada bau apa2 dan ac tetepdingin…. sampe di rumah…. buka kap mesin ternyata pipa yang dari kompresor trs ada huruf “L” an “H” mengembun…. saya pegang pipanyapun dingin banget kaya pipa di dalem kulkas….

apa gara2 pipanya ngembun ampe bau gas freon….???

Jawab : Kalau freon bocor, AC pasti sudah tidak dingin lagi, apalagi pipa AC yang diruang mesin dekat kompresor berembun, berarti sistim AC masih bagus. Kalau sekarang tidak tercium bau gas lagi, berarti bau sebelumnya berasal dari luar. Yang repot kalau bau yang dari luar itu berasal dari ruang mesin, kemungkinan ada kabel yang panas, ini harus dicari sendiri, gak bisa diterawang. Kemungkinan lain yaaa didaerah gerbang tol tersebut mungkin memang agak bau he3x. Coba saja sekarang masih tercium bau tidak?

Seumur-umur Taruna saya bau didalam kabin saat switch lampu besar korslet didalam setir, ini bau mirip kabel yang panas. Selain itu tidak pernah kejadian apa-apa dan kebetulan untuk keperluan lain saya pakai aliran listrik tersendiri langsung dari accu, misalnya untuk radio komunikasi, ..tidak mengganggu kabel yang standard di Taruna.

Taruna Susah di Stater

Pertanyaan :
Selamat pagi DTCer semua.

1. Taruna sy kalau start pagi pagi nyeeeknyeeknyeeeek…..brummmm (mesin hidup) apa ini normal Om? Bukannya nyeeek ..brum (langsung hidup mesin?) Ces plang gitu..
2. Pernah mesin mati ditanjakan, waktu distarter mesin tidak bisa langsung hidup Om…nyeeeeknyeeek terus walaupun distarter sampai beberapa kali. Akhirnya sy tunggu beberapa menit (mungkin karena panas) sy starter baru mesin hidup.
Apakah ini tanda tanda sy harus berpisah dengan carbon brush dinamo starter (karena sdh tdk ada kecocokan) dan mencoba ngelirik yang masih seger dan tebel Om? he…hee…Tolong di terawang ya Om. Terima kasih.

Jawab : Kalau dinamo starternya terdengar suara “ngek-ngek”, diasumsikan bendictnya bagus, hanya saja dinamo kurang kuat memutar roda gendeng (fly-wheel), sebaiknya dilakukan:
1. Service dinamo starter dan ganti carbon-brushnya.
2. Kemungkinan bos starter sudah oblag, sehingga gerigi dinamo starter agak meleset sehingga berat memutar gerigi fly-wheel (ini murah harganya).
3. Saat service dinamo starter, sekalian dibersihkan terminal listrik yang didalam bendict (contact pointnya) supaya arus listrik yang dialirkan cukup besar.

Kerusakan Dinamo Starter dan Solusinya :
Jika Motor Starter tidak bertenaga ( ngek..ngek.), penyebab yang paling sering adalah arus yang mengalir ke motor starter kecil sehingga tidak kuat memutar motor starter, solusinya periksa kabel atau terminal aki ke starter atau kebalikannya, bisa juga karena arus aki udah lemah, periksa tegangan aki.
Motor starter bersuara , penyebab paling umum adalah roda gigi kecil ( bendix) pada motor starter yang memutar flywheel pada mesin distart udah aus atau rusak, solusi ganti bendix dengan yang baru.
Jika Motor Starter tidak mau distart ( bunyi tek..tek..), penyebab paling umun adalah arus switch (solenoid) starter yang sudah lemah, dan bisa juga dari strum kunci kontak yang sudah lemah arusnya, bisa ditambah relay untuk memperbesar arusnya.

Lampu senja Mati

Pertanyaan : Hadoohhh baru kmarin posting mikir2 mau ganti Headlamp dan Bohlam HID.. Ehhh barusan tuh lampu senja mati.. Akibatnya lampu2 dipanel dashboard mati juga.. Hiks hiks..

Kira2 kenapa yah ? Apa kemungkinan dari sekringnya yah ? Kebetulan td habis traveling ke perkebunan teh Malabar (pangalengan Kabupaten Bandung).. Track yang dilalui cukup ekstrim banyak lubang2 yang dalam dan sebagian berbatu tak beraspal..

Gimana yah cara cek apakah sekringnya putus atau tidak ditaruna ? Apa ada yang punya skema / tata letak sekring di Taruna ?

Please Om help dong.. Pengen ngoprek sendiri nih.. Mau ke bengkel kayaknya kagok kalaucuma gara2 lampu senja mati.. Hehe

Jawab : Takutnya, dudukan sekring yang di box sekring (tempat nancapnya) sekring “Gauge/Back” sudah meleleh mundur kebelakang sehingga aliran listrik tidak tersalurkan walaupun ditancap. Coba dicheck lagi box sekringnya ada kelihatan meleleh tidak? Mudah2an bagus semua. Kadang kelebihan beban listrik tidak membuat putus sekring, gantinya malah bikin meleleh rumah box sekring akibat panas.

Kalau box sekring kondisinya baik, terpaksa harus urut kabel kelistrikan. Dimulai dengan check dulu kabel yang menuju box sekring untuk terminal Gauge/Back ada atau tidak arus listriknya? Kalau tidak ada, berarti memang tidak ada listriknya , makanya sekring tidak putus. Kemudian coba check arus listrik dari fusible link, lakukan check satu-satu terminal di fusible link. Fusible link Ini kabel accu yang di kepala accu positif (ada banyak sambungan/konektor) disana (lihat gambar), pastikan konektor/terminalnyanya menyalurkan listrik ke box sekring. Satu-satu dicopot dan ditancap ulang untuk memastikan koneksinya benar.

Kalau belum ketemu juga putusnya dimana, musti urut pakai “pembuktian terbalik” (he3x), dimulai dari kabel fog-lamp sampai ke box sekring, kemana saja koneksinya.

Saran saja, fog-lamp sebaiknya pakai switch sendiri dan relay sendiri (arus listriknya jangan bersumber sama dengan lampu senja).

Bunyi Gluduk Gluduk

Pertanyaan :

Om lerry dan Teman2
Apakah sudah pernah pada ganti bushing kaki2 di taruna blm?

Klo bushing kaki2 yg ada di taruna apa aja yak yg mesti di ganti?

Katanya arm taruna skrg sudah ada yg jual bushingnya jg loh,bisa irit lg deh perawatannya taruna kita,biasanya harus beli segelondong yg notabenenya mahal bgt,,hehehe

Jawab : kalau ball-join masih bagus (belum oblag), ganti seluruh karet bushing lower arm depan saja tidak apa-apa. Kalau ball-join hanya oblag dikit, sekalian minta diketok bagian bawahnya ball-join pakai palu supaya rapat lagi. Nah, ganti bushing tersebut harus dibengkel yang punya alat press, ini agak susah pekerjaannya.

Hati-hati dan jadikan perhatian, ..kadang bengkel per abal-abal untuk mencopot bushing lower-arm yang lama pake “dibakar” karetnya. Ini bahaya, lower arm akan getas dan bisa patah suatu saat nanti bikin celaka. Copot dan pasang karet bushing harus dipress pakai alat press.

Kalau ball-join sudah oblag parah, disarankan diganti full assembly lower-armnya. Kalau mau senyap seperti mobil baru, sekalian diganti baut-baut panjangnya dengan yang baru. Baut-baut yang lama biasanya juga sudah agak tergerus dan kalau dipake terus akan tetap menimbulkan berisik dijalan keriting.

Mencopot bushingnya saja memang susah, makanya bengkel suspensi yang “abal-abal” biasanya main “bakar” karetnya pakai torch atau api las karbit yang malah bikin “mateng” besi lower-armnya … ini bahaya, akan berakibat lower-arm cepat karat dan getas. Mencopot bushing yang panjang dibolong-bolongin/dirusak dulu pake bor biar gampang lepas.

Yang perlu diperhatikan posisi karet bushing yang berpinggiran besi, saat pemasangan ke lower-arm harus sama dengan posisi yang sebelumnya, “mainnya” nanti bisa beda kalau posisinya tidak sama..(susah jelasinnya nih!) Lihat photo dibawah, kebetulan sempat diphoto sebelum dipasang kekaki siBluwek.

Sekedar nambahin, Karet support shockbreaker depan kalau sudah oblag menimbulkan bunyi mirip gluduk-gluduk juga.

Tips Merawat Radiator

Jangan mengisi Radiator Mobil dengan air sembarangan, bahkan air Mineral dalam kemasan pun tidak dianjurkan untuk dituangkan ke dalam Radiator, ini disebabkan mineral-mineral yang terkandung didalam air tanah maupun air mineral kemasan tersebut akan bereaksi dengan Logam Radiator, dan lambat laun akan mengakibatkan pengikisan pada dinding radiator hingga terjadi kebocoran, disisi lain hasil reaksi yang berupa kerak, sedimen dan zat kapur yang terkandung di air tanah akan menempel di dinding-dinding radiator dan silinder blok sehingga akan mengurangi kemampuan keduanya dalam melepas panas, yang lebih parah lagi adalah sedimen dan zat kapur menempel pada “TERMOSTAT” hingga mempengaruhi mekanisme buka tutupnya alias macet sehingga air panas tidak bisa mengalir ke Radiator dan hanya berputar-putar di silinder blok lewat selang bypass yang relative kecil, dan ujung-ujungnya ……. “OVER HEAT !”.

Yang terbaik adalah : gunakan air murni ( murni H2O ), kita bisa mendapatkannya di pasaran ( bengkel dan toko otomotif part & accessories ) dalam bentuk kemasan botol plastik 1 liter yang biasanya digunakan untuk mengisi aki ( air aki tambahan ) dengan ciri-ciri “BER-TUTUP BOTOL BIRU”. Merek branded yang umum beredar dipasaran adalah YUASA, Cap SINGA, dll, dimana pada kemasannya tertulis dengan jelas “BISA DIGUNAKAN UNTUK AIR RADIATOR” dengan harga berkisar antara Rp. 2.000,- ~ 3.000,- , tidak lebih mahal dibanding sebotor air mineral kemasan.

Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal lagi, anda bisa menambahkan Radiator Coolant dalam kemasan satu literan yang banyak beredar di pasaran ( merek branded : STP Radiator Coolant, Prestone Radiator Coolant, atau merk lain jika anda confident), tambahkanlah pada air Radiator sesuai petunjuk pada kemasan. Fungsi Coolant ini secara umum melindungi Logam Radiator dan Mesin dari korosi dan proses kimia lainnya, disamping itu juga menaikkan titik didih air Radiator, sehingga tidak gampang menguap. Atau jika ingin lebih praktis, dari ke dua merek di atas anda bisa mendapatkan air Radiator siap pakai ( tanpa perlu mencampur dengan air lagi, air murni dan Coolant sudah dicampur dalam takaran yang proporsional ) dalam kemasan 1 gallon ( ~ 3.785 liter ) dan tinggal tuang ke dalam Radiator.

Jika anda melakukan treatment di atas pada mobil anda, dan Radiator mobil anda dalam keadaan sehat ( tidak ada bocor dan rembesan pada sambungan-sambungan ke slang karet ), bisa dipastikan bahwa dalam pamakaian normal setahun ( 30~50 km / hari ), anda hanya perlu menambahkan air Radiator sebanyak tak lebih dari 2 botol air aki “TUTUP BOTOL BIRU”. Disamping itu juga meminimalisir resiko kebocoran Radiator. Bindingkan dengan jika harus mengalami kebocoran Radiator akibat isi air sembarangan. Biaya minimal untuk repair Rp. 200.000,-. Dan jika beli Radiator baru berkisar antara Rp. 400.000,- ~ 800.000,- tergantung merk, belum termasuk ongkos pasang. Belum lagi biaya derek mobil jika anda mengalami kebocoran di jalan.

Ingat !, air aki ber “TUTUP BOTOL BIRU”, jangan sampai anda membeli yang ber”TUTUP BOTOL MERAH”, karena ini air aki jenis Zuur yang bermuatan elektronik yang digunakan untuk pengisian aki baru. Sifat air ini sangat reaktif terhadap Logam. Jika sampai tertuang ke dalam Radiator dijamin Radiator anda akan langsung melepuh dan bolong-bolong !

Cekap semanten sederek-sedulur, mugi-mugi bermanfaat.

Indikator Panas – Normalkah?

Pertanyaan : Om mau tanya Doπg indikator tarunaku ni kok sekarang baru jln 5 menit Udah dī posisi separo ? Normalkah atau ada apa gitu?

Jawab : Kalau jarum petunjuk temperatur Taruna masih dibawah 1/2 itu masih normal. Tapi pastikan dulu, kalau dipakai kencang atau dijalan macet merayap pakai AC apa jarumnya cenderung naik melebihi 1/2. Kalau tidak, ya gak apa-apa.

Kalau sering lewat 1/2, sebaiknya dicheck visco fan masih berfungsi atau tidak, check juga kondisi dalam radiator diintip lewat lobang pengisian air (mungkin sudah mulai ada yang tersumbat “kerak kapur” jalur-jalur airnya), kemudian dicheck juga extra fan masih berfungsi atau tidak (kalau kompresor AC hidup, extra fan juga harus muter). Biasanya salah satu atau salah dua ada yang harus dibereskan.
didalam visco fan ada valve yang diaktifkan oleh sensor temperatur berupa bi-metal (dari tembaga melingkar mirip obat nyamuk bakar), yang fungsinya untuk membuka dan menutup aliran oli didalam viscofan. Kalau valve membuka (temperatur mesin masih rendah), fan mesin akan loss, tapi kalau menutup (temperatur mesin mulai tinggi) fan mesin akan berputar mengikuti puteran mesin untuk menghisap udara dari depan melalui kisi-kisi radiator.

Service Mesin Taruna

Pertanyaan : Saya ada pertanyaan soal service mesin. Selama saya memiliki Taruna selama 3 tahun ini, sy tidak pernah melakukan yang namanya Service Rutin/Berkala karena mesin Taruna memang tangguh dan gak pernah rewel. Hanya sekali saja th 2010 Delco diperbaiki karena bbrp kali tiap mesin distarter setelah mobil terguyur hujan deras, dari knalpot keluar jelaga hitam disertai suara ledakan yang sangat keras (ternyata Delco kemasukan air hujan dari sela2 penutupnya dan perbaikannya hanya dibersihkan sisa2 air yg msh ada dan penutup diberi pasta Seal).
Jadi intinya, sy melakukan service mesin jika ada “perasaan” tdk normal aja.

Menurut pendapat om, apakah perlakuan saya terhadap kendaraan tsb sah-sah saja atau om punya masukan?

Jawab : Ini pertanyaan bagus dan karena masing-masing punya pemahaman sendiri tentang perawatan rutin maka saya hanya sekedar sharing saja.

Perawatan rutin terhadap kendaraan bermotor yang dianjurkan oleh produsennya secara umum mencakup 2 hal yang paling utama:

1) Faktor Safety
2) Faktor Life-Time kendaraan

Service rutin itu bukan sekedar ganti oli dan tune-up mesin, tapi juga melakukan pengecekan terhadap seluruh fungsi perangkat yang ada dikendaraan kita. Kalau di bengkel resmi umumnya mereka sudah punya SOP yang secara detail harus melakukan langkah-langkah pemeriksaan/penggantian dalam perawatan rutin.

Selama kita bisa disiplin melakukan SOP yang sama dan paham mengerjakannya, tidak ada masalah kalau dilakukan sendiri dan malah membuat kita “hapal” dengan kondisi kendaraan kita. Dibuku pedoman service secara lengkap diberikan kepada kita apa-apa saja pemeriksaan/penggantian yang dianjurkan oleh produsennya, baik dalam kelipatan setiap 5000Km, 10.000 Km dst.

Tapi kalau kita awam terhadap (khususnya) mesin, suspensi dan kelistrikan, sebaiknya perawatan rutin dilakukan dibengkel-bengkel yang menggunakan SOP dalam pengerjaannya. Memang biaya jasa terhadap bengkel-bengkel yang menerapkan SOP seperti ini agak lebih mahal dibanding bengkel-bengkel umum yang tidak jelas standard pengerjaannya. Maklum, di Indonesia belum diterapkan wajib ber-sertifikat terhadap seluruh mekanik/montir yang bekerja dibengkel-bengkel, sehingga jangan heran kalau kendaraan kita bukannya diperbaiki malah timbul kerusakan baru akibat salah penanganan… apes deh !!

Taruna mungkin masih termasuk kendaraan konvensional yang masih bisa ditangani secara konvensional juga, tapi kendaraan yang sudah meng-adopsi komputerisasi, mau tidak mau kita harus kebengkel resmi-nya atau kebengkel yang terafiliasi (authorized) dengan ATPMnya. Ini dilematisnya punya kendaraan moderen yang canggih he3x.

Solusi Pintu Belakang Gluduk Gluduk

Sudah berbulan-bulan tutup kuping karena suara pintu belakang taruna saya berisik, akhirnya nggak tahan juga. Iseng mampir ke bengkel stel pintu di jl.pramuka ( seberang Pasar Burung ), ternyata solusinya sangat mudah dan cepat.

Yaitu :
1. Kendorkan semua baut engsel pintu atas dan bawah.
2.Lepas baut engsel yang paling bawah.
3. Sisipkan ring besar ketebalan 2mm diameter 2 cm diantara engsel dan body mobil lalu kencangkan baut pengikatnya.
4. Lakukan hal yang sama pada engsel bagian atas, cukup baut yang bawah saja yang diganjel ring.

Dengan demikian posisi daun pintu akan terangkat ke atas karena terganjal dua ring tsb, sehingga daun pintu yang awalnya goyang karena engsel oblak jadi kenceng lagi dan tidak ada oblaknya. Tinggal stel sedikit di bagian pengunci daun pintu beres sudah.

Terasa nyaman berkendara tanpa harus dengar bunyi gludak-gluduk lagi di pintu belakang.

Harga Engsel baru Satu Rp. 750rb kalo dua sudah 1,5jt. Ongkos stel pintu cuma Rp.75rb woowww jauh sekali selisihnya.

Sekalian pasang kaca film yang agak gelap karena di komplek saya sudah agak rawan kaca mobil dipecahin karena mengincar barang yang ada di dalam mobil. Selain punya pengalaman pribadi laptop dan tas raib dicuri orang didalam mobil gara2 sentral lock tdk mengunci di satu pintu.

Itu saja sekedar sharing pengalaman hari ini semoga bermanfaat.

Konsumsi Bensin Taruna

Pertanyaan : Pak saya punya taruna 2005 type FL Untuk ideal nya 1 liter berapa km dalam kota and luar kota berapa yah pak maklkum saya baru pertama pegang taruna

Jawab : Kalau soal idealnya pemakaian bbm Taruna, pertama-tama selalu saya tidak bosan-bosannya untuk menjelaskan kembali, pada dasarnya mesin Taruna itu sesuai spesifikasi mesinnya harus menggunakan bbm yang ber-oktan 90 atau lebih (misalnya Pertamax). Kalau spesifikasi bbm yang digunakan sesuai dengan “permintaan” mesin, maka performance mesinnya bisa diharapkan maksimal.

Dengan timing pengapian yang telah disesuaikan secara optimal untuk masing-masing oktan bbm, perbedaan kilometer tempuh secara test acak, kalau Taruna karbu saya dulu pernah test, pakai Pertamax maka per liter Km tempuhnya bisa lebih jauh sekitar 2 Km didalam kota, dibanding kalau pakai bbm Premium yang ber-oktan 88. Kalau keluar kota lebih jauh lagi kilometer tempuhnya. Pakai Pertamax, mesin Taruna itu benar-benar “galak” dan ringan akselerasinya.

Yang harus dipertimbangkan, kita mau irit liter/kilometer atau Rupiah/kilometer????

Jangan pernah berharap performa mesin Taruna itu akan maksimal kalau masih pakai bbm Premium (bbm-nya dibawah spec soalnya). Tapi tetap saja seboros-borosnya Taruna buat saya …. kalau pakai bbm Premium jatuhnya tetap lebih irit Rupiah per kilometer dibanding kalau pakai Pertamax … he3x.

Konsumsi bbm Premium untuk Taruna CX karbu Th 2000 saya didalam kota (Jakarta), sekitar 1 liter / 7-8 km (pakai AC). Kalau keluar kota rata-rata diatas 1 liter / 10 km (ini juga digeber bawanya). Tapi kalau keluar kota kecepatan rata-rata Tarunanya 80 – 100 KPJ, bisa sekitar 1 liter / 13 Km.

Sekedar tambahan, Taruna karbu itu kalau mesin sudah di 4000RPM atau lebih, …borosnya minta ampun he3x, tapi tarikannya makin asyiiik.. Kalau yang EFI, mesin sudah di 4000RPM lemot banget mau naik lagi, terutama kalau sudah 140 KPJ mau lebih kencang lagi… terasa lelet banget,…. tapi konsumsi bbmnya irit….. hikkkkss.

Sekedar sharing saja.

Mesin Pincang

Pertanyaan : Mohon pencerahannya, Taruna saya 2k karbu, setelah dipakai kencang dengan rpm > 3.000 saat lepas gas untuk berhenti biasanya mesinnya langsung pincang, seringkali stall. Kalau dinyalakan lagi biasanya langsung keluar asap hitam dan barul hilang setelah digas sampai kira2 1.500 rpm dan mesin tidak pincang lagi.
Kira-kira penyebabnya apa ya? Saya sudah tune up dan menguras tangki bensinnya tapi gejala itu ga hilang juga.
Mohon advicenya om-om harus diapakan mobil saya (asal jangan ganti STNK ya…).

Jawaban :

Gejala mesin seperti ini penyebabnya, antara lain (tapi tidak terbatas):

1. Pastikan coil pengapian, kabel busi dan busi dalam keadaan baik. Coil pengapian agak susah ditest karena kalau masih dingin biasanya masih berfungsi dengan baik, tapi kalau susah agak panas baru kelihatan agak nyendat pengapiannya. Kabel busi juga gampang gampang susah mengeceknya, tapi kalau punya timing light agak mudah, tinggal dicheck lampu yang menyala ditiming light yang harus hidup mati sesuai putaran mesin untuk setiap kabel busi yang ditempeli sensornya. Tapi kalau malam hari terlihat ada percikan api disekitar kabel busi ya harus diganti kabel businya. Kalau busi biasanya jarang bermasalah, paling tinggal dilihat pisiknya saja (bisa browsing di internet untuk referensi “warna busi” dan kondisi mesinnya).

2. Pastikan juga selang-selang karburator posisinya benar (termasuk yang ke/dari distributor dan power steering) dan filter kecil yang satu arah tidak terbalik pemasangannya.

3. Pastikan setingan karburator benar, terutama perhatikan posisi throttle-valvenya (ini pelat yang membuka dan menutup aliran udara di venturi karburator) yang kalau saat “lepas pedal gas” maka throttle-valve harus menutup sempurna (tidak ada celah atau “terganjal”). Taruna itu dilengkapi dengan progressive karburator (ada 2 throttle valvenya, yang kedua akan mulai membuka di 3500 RPM atau lebih, dibawah RPM itu harus menutup dan hanya throttle pertama yang membuka diatas RPM idle). Kemudian pastikan part lain yang dikarburator setingannya juga benar, antara lain posisi damper akselerasi, kabel choke tidak nyangkut saat dilepas, posisi mekanisme idle-up untuk AC. Susah untuk dijelaskan kalau belum pernah bongkar karburator.

4. Kemungkinan lain timing belt agak kendor, sehingga timing pengapian saat akselerasi dan deselerasi tidak mengikuti spec mesin. Ini tinggal disetel lagi kekencangan timing belt dengan cara menggeser posisi tensioner dan kemudian diseting ulang timing pengapiannya sesuai spec mesin.

5. Mekanisme vacum advance dan centrifugal advance di distributor “seret”. Mekanisme vacum advance itu cara kerjanya akan memajukan timing pengapian saat RPM semakin tinggi dan kemudian balik keposisi normal kalau RPM balik turun/rendah. Nah, kemungkinan yang ini seret, sehingga saat RPM turun (lepas pedal gas), mekanisme vacum advancenya telat turun yang pasti akan mengakibatkan timing pengapian terlalu advance atau maju. Ini biasanya membuat mesin “batuk-batuk” sampai vacum advancenya kembali keposisi normal. Solusinya, distributor dilepas dan dibersihkan dengan bensin, lalu diberi gemuk tipis pada plat dan poros rotor termasuk part centrifugal advancenya supaya mekanismenya lancar lagi. Periksa juga selang-selang vacum yang dari/ke distributor tersebut, pastikan berfungsi dengan baik dan pemasangannya benar.

Kemungkinan lain yang agak berat (mudah2an tidak yang ini):

6. Kemungkinan sudah terjadi penumpukan kerak, bisa diruang pembakaran, bisa juga diseputar klep dan batang klep. Tumpukan kerak karbon yang didalam ruang pembakaran kalau sudah parah, kompresi diruang pembakaran akan semakin tinggi yang berpotensi memicu pembakaran diluar timing pengapian, apalagi menggunakan bbm beroktan rendah. Coba diintip lewat lubang busi dan senter, check apa sudah ada lapisan kerak karbon dipermukaan piston. Kalau tidak ada, berarti bukan ini masalahnya.

7. Dudukan klep dan bos klep di silinder head sudah aus. Ini membuat klep tidak menutup sempurna saat pembakaran terjadi. Saat akselerasi biasanya klep masih bisa menutup dengan baik, tapi justru pada saat deselerasi klep tidak duduk sempurna karena kevacuman di intake manifold agak tinggi membuat klep susah duduk sempurna karena throttle-valve di karburator menutup saat pedal gas dilepas. Ini harus “turun mesin setengah” dan diganti parts yang sudah aus (bisa klep, dudukan klep, bos klep termasuk per klep kalau sudah lemah). Mudah2an bukan ini masalahnya.

Coba diperiksa satu-satu sesuai point-point diatas, mudah2an ketemu penyebabnya. Tapi tidak menutup kemungkinan ada hal lain juga penyebabnya, karena agak susah juga menganalisa mesin lewat penerawangan jarak jauh he3x.

Sekedar sharing saja, mudah2an membantu.

Denggung Kasar di gardan

Pertanyaan : Hari ini saya ganti oli mesin(shell kuning), gardan dan transmisi (shell spirax botol hitam). Lokasi ganti oli di shop and drive. Saat pulang ada yg aneh saat jalan konstan di gigi3 ada suara dengung saat di gas, dan suaranya makin kencang dan rada kasar, kira2 kenapa ya om? Biasanya saya gunakan oli transmisi spirax yg botol merah, tapi tadi saya tanya katanya yg merah berubah jadi hitam. kemaren sore mobil saya pake rada jauh jakarta cikarang PP bunyi hilang, dan pada kondisi dingin pun bunyi dengung kasar di gigi3 hilang, tetapi Besok paginya atau lebih tepatnya hari ini saya berangkat kantor pake mobil sekalian tes apakah masih ada suara itu, ternyata yg muncul justru suara lain lagi yaitu suara kasar srek..srek..srek tidak disertai suara dengung, tetapi tidak konstan dan terjadi saat gigi 3 dan 4 / kemungkinan di kecepatan tertentu, dan bunyi tetap terjadi saat tidak injak gas, tetapi suara sepertinya menghilang ketika saya injak pedal kopling.
Jadi bingung nih mana mau dibawa mudik

Jawaban : Kalau mendeteksi suara bunyi memang agak susah, apalagi bunyinya saat kendaraan dipakai.

Kalau suara srek..srek..srek itu, kelihatannya bukan dari transmisi, tapi dari pengalaman sendiri kemungkinan sumbernya dari:

1. Klem pegangan knalpot/header yang posisinya dibaut kerumah transmisi agak kendor (posisinya pas dibawah tempat duduk penumpang depan). Ini tinggal dikencangkan atau ditampah lempengan plat kaleng diantara klem dan knalpot. Ukuran klemnya memang agak besar diameternya dibanding diameter knalpot sehingga kalau ada getaran jadi berisik.

2. Tameng penutup compressor AC untuk menghalangi panas dari exhaust agak menyentuh body mesin atau body compressor, sehingga dengan getaran tertentu bikin berisik. Ini tinggal dicheck lagi baut2nya atau agak dicongkel plat tameng tersebut supaya tidak ada yang merapat/nempel kepart lainnya.

Kalau untuk oli gardan Taruna, sebaiknya pakai yang viscositynya 90W. Ini bisa yang single grade atau yang multi-grade misalnya SAE 75w-90 atau 80w-90. Selain itu kategori olinya usahakan pakai yang GL-4 untuk transmisi. Kalau untuk gardan, bisa pakai yang GL-4 atau GL-5 (tapi kalau digardan sudah pakai Limited Slip Diff, sebaiknya pakai GL-4). Panjang penjelasan soal yang ini, tapi dari additive yang digunakan dalam GL-5 dapat mempercepat keausan pada parts yang berbahan kuningan (bronze) yang masih digunakan pada transmisi. Lebih amannya dan sekalian irit beli yang 1 galonan, pakai yang GL-4 saja untuk transmisi dan gardan (IMO).

Masuk Gigi satu agak susah

Pertanyaan : Taruna ane csx 00, sebenarnya ini udah berjalan semingguan, tapi blm sempet ke bengkel. Mobil kalo baru di nyalain mesin pagi, trus mau jalan masukin gigi satu, lancar2 aja, ga ada masalah. Tapi kalo udah jalan lama, dan mesin dah panas, kalo pas masukin gigi satu agak susah, kadang ampe bunyi “krek” gitu deh. Kira2 apa yang kudu di perbaiki yach…? Stelan kopling, ato kanvas kopling ato apa yach…? Kalo pas lage macet kadang bikin jengkel… Kadang gigi satunya susah bet….
Mohon pencerahan dari temen semua.

Jawaban : Setelan pedal/kabel koplingnya terlalu rendah. Coba dinaikin dulu sedikit, puter 1 – 2 puteran mur besar yang diujung kaitan tali kopling dilever disamping rumah transmisi.

Mudah2an balik normal.

Tetesan Oli di Kolong Mobil

Pertanyaan : Kemarin minggu ngolong ke bawah ternyata ada oli yang menetes di seputaran bak (carter) dan sedikit berada di area dekat filter oli, mohon penerawangan dari rekan-rekan semua apakah yang terjadi dengan taruna saya.. adakah sparepart yang harus di ganti?

Jawaban : Cuma ganti packing bak carter dan jangan lupa packingnya diolesin “silicon-red” dulu sebelum dipasang, supaya awet dan tidak ada rembesan oli lagi.

Semoga membantu

Suara gemuruh dan bergetar (cara mengecek engine mounting)

Pertanyaan : Numpang tanya juga. Taruna ane juga kalo stasioner antara 800 – 1000 rpm getarannya kerasa, diatas itu sih dah agak ilang karena putaran mesin makin naik frekuensi getarannya kan semakin rapat. Tapi gejala susah masuk persneling ga ada tuh.
Kira2 engine mountingnya masalah juga ga ya? Gimana cara ngecek engine mounting yang sebelah lainnya?

Jawaban : Kalau dari penjelasannya, yang seperti ini penyebabnya lain lagi Um, ini bisa menjadi indikasi pasokan bbm dan campuran udara yang tidak merata masuk kemasing2 ruang pembakaran (ini coba disetel ulang kerapatan klepnya sesuai spec)

Bisa juga karena dynamic compression antara silinder satu dengan yang lain berbeda jauh akibat adanya timbunan kerak karbon didalam ruang pembakaran atau loss kompresi karena faktor dudukan klep, ring seger, boss klep dll yang sudah aus dan tentunya beda2 disetiap silinder (ini harus turun mesin).

Engine mounting sebelah kiri duluan jebol karena posisinya sering “ketarik”. Yang kanan cenderung awet karena posisinya hanya diduduki mesin.

Saran jadul saja nih, kalau mau awet engine mountingnya jangan hidupkan mesin Taruna dengan cara didorong. Kemudian jangan juga taruna dipake untuk menarik kendaraan yang mogok (kebetulan Taruna gak ada eye-towing dibelakang, jadi aman untuk yang ini he3x).

Mesin susah hidup saat habis hujan

Pertanyaan : Maap ya nongol cuma kalo lagi ada masalah aja nih . Taruna sy kemarin abis hujan distarter langsung nyala trus sy panasin kira2 3 menitan. Tapi sy ngerasa kok mesinnya rada bergetar gitu, kayak putaran mesinnya terlalu rendah atau mungkin mesin masih dingin? Gak ngerti. Setelah dipanasin 3 menit, saya coba jalankan eh mendadak mesinnya mati. Setelah mati begitu sy coba starter lagi, gak hidup2 lagi mesinnya. Salahnya saya, saya coba starter berkali-kali sambil digas, sampe akhirnya bau bensin.

Sama teman2 dicoba dorong, tapi ya gak ngaruh ya, soalnya Akinya sih baik2 saja. Kata teman lagi mungkin karena banjir bensin. Iya sih bau bensinnya udah kecium. Trus saya tinggal saja si Tanguy di kantor. Pagi ini saya start mesinnya langsung nyala, dan saya panasin lebih lama sampe jarum temperaturnya ngelewatin C. Selama belum panas, jarum RPM itu bergerak2 naik turun, ketika sudah panas akhirnya suara mesinnya baru terdengar stabil dan jarumnya gak bergerak-gerak lagi.

Nah saya belum berani nyetir bawa keluar tuh mobil dari kantor, takut ngadat di tengah jalan. Menurut om-om sekalian kira2 aman gak yah si Tanguy saya bawa keluar dari kantor? Kalau pun harus ke bengkel, apa yang harus saya perbaiki ya? Tune up baru sebulan yang lalu. Apa karburatornya perlu diservice atau gimana?

Kalau ada bengkel rekomen di sekitar Buncit, please info ya.. rencananya abis jumatan saya mau bawa mobilnya ke bengkel … abis takut ntar tiba2 ngadat di jalan …

Makasih sebelumnya ya..

Jawaban : Coba nanti minta dicheck dan dibuka cap distributor (cap delco), biasanya Taruna sulit distart atau dihidupkan kalau didalam kap delco lembab dan berair. Kadang kalau sudah lama cap delco tidak pernah dibuka, ada lapisan kerak dike-empat terminal dan cap rotor… minta dibersihkan (disikat kawat).

Umumnya di Taruna, ini yang membuat mesin susah hidup habis hujan atau mesin “pincang” saat masih baru dihidupkan. Kadang bisa juga ada busi yang sudah hampir mati, ini harus diganti businya sekalian saja 1 set (4 biji).

Yang lain kelihatannya tidak ada masalah.
semoga membantu..

Flexible Joint Knalpot

Pertanyaan : Mohon pencerahannya, punya saya flexible nya bunyi keras, apa bisa diperbaiki?

Jawaban : Di check dulu klem yang memegang knalpot depan (lihat photo) sebelum flexible pipe. Kalau longgar, didalamnya klem ditambahin potongan lembaran kaleng supaya sewaktu baut dikencengin bisa rapat memegang knalpot. Ini biasanya yang bikin berisik karena bergetar kalau longgar.

Kalau flexible pipe-nya sudah keropos (biasa suaranya “ngejerejes”) bawa ke Beres saja, karena disana ada yang buat Taruna. Kalau dibeli yang ada dipasaran gampang rontok. Atau seperti saya punya diganti pakai pipa knalpot biasa saja yang diameternya sama, gak getar kok. Tapi pilihan terserah masing-masing.

Karburator keluar asap putih

Pertanyaan : Tadi pagi taruna saya setelah keluar rumah sekitar 200meter tiba2 mesin mati dan keluar asap putih dari kap, sedikit panik jadinya dan langsung keluar mobil setelah beberapa saat asap berhenti dan saya buka kap mobil.
Masih ada sedikit asap keluar dari saringan karburator (oh iya taruna saya thn 2000 jadi masih yg karburator). saya beranikan diri untuk membuka saringan dan masih ada sedikit asap putih keluar. Setelah saya tunggu beberapa saat saya coba nyalakan mesin ternyata stater nyala tetapi mesin tidak jalan berung kali hanya suara starter mesin tidak jalan, mulai keringetan deh mana mobil berhenti di tengah jalan . terpaksa panggil montir dan setelah di cek2 ternyata tidak arus di busi, cek ke sekring ternyata sekring putus setelah diskusi sebentar akhirnya diputuskan untuk coba nyambung sekring pake isi kabel dan saat itu pula muncul asap lagi dari kaburator saat di starter dan setelah di amati ternyata asap keluar dari salah satu bagian di kaburator akhirnya sekring dicabut lagi.
Saya tanya montir itu sparepart apa namanya dia ga tau cuman dia tau ini sementara bisa dibuang pak/tidak digunakan dengan memotong kabel yg mengarah ke sparepart tersebut.
Setelah dipotong dan sekring di bypas akhirnya mesin jalan dengan normal walau dengan was2. Selanjutnya untuk membereskan masalah mobil dibawa ke bengkel, sampai di bengkel dicari2 stok sparepartnya tidak ada stoknya untuk benda itu dan dicari kebeberapa tempat juga tidak ada kalo mau diganti harus satu paket sama karburatornya yg seharga 1,5jt
Akhirnya montir menyarankan ga perlu diganti pak tapi di potong aja kabelnya/sparpart tersebut tidak di fungsikan, saya sementara percaya karena memang mobil masih bisa saya pake normal sampai sore ini.

pertanyaannya itu kira2 sparpart apa ya? dan apakah memang ga dijual terpisah, mohon pencerahan dari om2 dan tante2. Mohon maaf saya belum bisa kasih fotonya tadi lupa memfoto, yg jelas dia letaknya di bawah saringan dan ada kabel untuk mengalirkan listrik ke sparpart tersebut.
kedua apakah benar kata montir kita bisa abaikan sparpart tersebut?

Jawaban : Sharing saja om, maaf saya agak kurang paham dengan apa yang dijelaskan karena agak bertentangan dengan prinsip kerja parts yang ada dikarburator.

Di karburator Taruna hanya ada 2 (dua) parts yang menggunakan listrik, yaitu;

1) “Fuel cut-off solenoid valve” yang fungsinya untuk menutup aliran bensin dikarburator pada saat mesin dimatikan. Ini dimaksudkan supaya saat mesin dimatikan, mesin langsung mati karena aliran bensin ditutup. Untuk mobil2 yang posisi tanki bensinnya lebih tinggi dari karburator (misalnya VW kombi), saat mesin mati juga solenoid valve ini berfungsi menutup aliran bensin dari tanki ke karburator. Kalau tidak ditutup, maka aliran bensin akan mengucur terus memenuhi karburator sampai manifold.

2) Outer vent valve (satu arah), yang fungsinya untuk melepas uap bensin didalam reservoir karburator (floating chamber) apabila tekanannya melebih kondisi tertentu dan dialirkan ke charcoal canister yang terhubung ke tanki bbm. Ciri-ciri kalau ini mampet (tidak berfungsi), saat kita mau mengisi bbm di SPBU, pada saat membuka tutup tanki terdengar suara “ngejos” (udara luar masuk kedalam tanki bbm) tanda kevacuman (hampa) didalam tanki bensin cukup tinggi. Kalau mekanisme outer vent valve ini berfungsi dengan baik, maka didalam tanki tidak terjadi kevacuman.

Nah, sempat terlihat uap (asap) putih, bisa jadi pada saat mesin mati, fuel cut-off solenoid valve (1) tidak menutup sehingga sebagian bbm masih mengalir dan berubah menjadi uap (putih) karena panasnya manifold atau karburator itu sendiri.

Yang saya kurang paham, kabel yang mana yang diputus? Karena hanya ada 2 (dua) aliran kabel ke karburator yaitu point 1) dan 2) .. lihat photo.

Kalau kabel untuk point 1) diputus, mesin tidak mungkin hidup karena aliran bensin pasti tertutup (kecuali solenoid valvenya sudah bermasalah atau nyangkut sehingga tidak menutup aliran bbm). Kalau yang ini tidak bisa diabaikan karena kalau posisi solenoid valve tersebut membuka atau nyangkut, uap bensin akan kemana-mana dan rawan kebakaran walaupun mesin tidak hidup (misalnya ada api disekitar mesin).

Kalau kabel untuk point 2) yang diputus, memang tidak masalah dan mesin tetap bisa hidup normal. Walaupun nanti terjadi kevacuman udara yang agak tinggi nanti didalam tanki bbm tapi pengaruhnya terhadap performa mesin boleh dibilang tidak ada. Saya setuju kalau yang ini bisa “diabaikan”.

Memang mobil Jepang urusan yang seperti ini kalau ganti parts karburator selalu mintanya ganti segelondongan atau kalau ganti spuyer biasanya harus beli 1 kit lengkap. Beda dengan mobil-mobil Eropa terutama buatan Jerman, bisa beli per satuan bahkan bisa hanya beli spuyer terkecil dikarburator satu biji saja… he3x.

Sayang photo yang saya punya tidak ada yang lengkap untuk karburator. Yang saya lampirkan hanya photo karburator dari samping untuk menggambarkan posisi dari kedua parts diatas. Apa betul salah satu part itu yang kabelnya diputus?

Pasang ban Baru

Pertanyaaan : Mo tanya Om. Setau sy kl ada ban baru di pasang didepan demi untuk safety. Tapi ada yg bilang kl utk Taruna (roda penggerak belakang) bagusnya yg baru di pasang di belakang. Gimana ini Om ? Terima kasih.

Jawaban : Kalau untuk safety, yaaaaaaa tetap harus ganti ban semuanya… masak cuma dua he3x. Kalau kasus seperti ini kita jangan bicara safety lagi tapi “fungsi”, karena sudah tidak mengikuti spesifikasi minimum.

Kalau untuk sementara pake ban baru hanya 2 biji, saya anjurkan dipasang diroda belakang atau roda yang “nge-drive” untuk Taruna. Kenapa dibelakang, karena Taruna itu roda yang “memutar” adalah yang dibelakang (rear wheel drive), terutama yang sebelah kiri belakang. Selain traksi tetap penuh untuk mendorong kendaraan juga sangat menolong saat engine brake pada jalan menurun.

Kalau mobilnya tarikan roda depan (front wheel drive), saya cenderung akan pasang kedua ban yang baru tsb diroda depan dengan alasan yang sama.

Kalau soal handling dan steering condition, tentunya dengan ban yang “belang-belang” tidak akan pernah sempurna dan tidak aman kalau cara mengemudi seperti biasanya. Harus tetap hati-hati dan lebih waspada (kurangi kecepatan).

Pendapat orang bisa beda-beda soal ini, tapi tetap saja sebaiknya buru-buru ganti ban yang dua lagi kalau memang sudah diluar spec.

Iddle Position

Pertanyaan :
Dear RR,

Saya mau nanya ke rekan-rekan,

Tarjo saya kalo lagi posisi idle kalau misal menyalakan lampu hazard atau lampu sein, kenapa ya RPM kok naik turun?
Hal yang hampir sama jika cuma menyalakan lampu senja rpm juga turun.
Apa ada yang salah di altenatornya, atau kelistrikannya, atau akinya (dari saya beli akinya cuma 35Ah hehehe…) ?
Ataukah ada yang lain lagi… kompresi yg sudah lemah misalnya…. ?

Jawaban : Sharing saja um, Kalau kondisi seperti ini umumnya gejala awal “arang” (carbon brush) alternator sudah tipis/ mendekati habis (IMO). Sebaiknya ganti carbon brushnya secepatnya sekalian service alternator. Kalau tidak, dalam waktu dekat akan terjadi korsleting dialternator dan IC regulatornya biasanya ikutan jebol.

Harga carbon brushnya murah, lupa entah Rp. 10 ribu atau Rp 15 ribu/pair. Kalau ring/cincin tembaga tempat tatakan carbon brush di anchore/commutator masih bagus, tinggal diamplas halus bisa dipakai lagi.

Ongkos bongkar alternatornya yang harus nego, kalau di Jakarta sekitar Rp. 50 rb s/d Rp 75 ribu.

Tapi biar tidak berulang-ulang bongkar alternator, sebaiknya sekalian ganti lager depan dan belakang alternator, harga lagernya juga gak mahal-mahal amat.

Cara Mengerluarkan Udara terjebak di PS

Pertanyaan : Please share about PS (Power Steering, red) …
Tarunaku baru saja ganti hydraulic hose PS karena bocor …dan New Oil ATF
Saat pertama dipake, setir ringan…sy senang karena sy dpikir berhasil ..sebelumnya
berat dan bocor…
Ternyata fenomena tsb terjadi di awal saja…kok sekarang berat lagi??
Apalagi saat taruna baru akan berjalan…(dari posisi diam ke bergerak)..
Apakah ada udara terjebak saat pengisian New Oil ATF??
Atau memang sdh harus service hydaulic pump PS??
Saat belok penuh terdengar bunyi decitan..cit..cit…
Mohon sharing teman2 …mungkin ada yg pernah mengalami kejadian yg

Jawaban : Biasanya di sana olie yang ada di sedot dulu (vacum) sambil setir di putar habis ke kiri dan ke kanan, Setelah itu olie yang telah di vacum di masukin lagi sambil setir di putar habis ke kiri dan ke kanan lagi

Sekedar nambahin saja, untuk power steering olinya masih yang Dextron-II, kalau oli ATF umumnya sudah Dextron-III (agak keras), biasanya karet-karet sealnya akan “kalah” (IMO). Sebaiknya dikuras oli ATFnya dan diganti dengan oli untuk power steering yang Dextron-II.

Sharing soal Lampu (Headlamp)

Tadi malam iseng-iseng “kerik” lapisan karbon hitam yang diujung lampu halogen standard (55watt / 60watt). Alasannya supaya reflektor baru tidak cepat kuning dalamnya akibat gas yang dikeluarkan oleh carbon tersebut. Saran klasik, kalau baru ganti bohlam halogen dengan yang baru, sebaiknya dihidupkan dulu diluar batok lampu beberapa menit supaya gas yang ditimbulkan carbon tidak menempel ke reflektor atau kaca batok lampu. Lebih bagus lagi kalau dikerik saja lapisan karbonnya he3x… (tidak begitu menyilaukan orang lain kok kalau watt-nya masih standard).

Sebelumnya coba pakai bohlam Xenon gas Crystal Blue 100watt (4.200K) cuma boros listrik dan buat ane yang matanya sudah mulai “keriyep-keriyep” kok rasanya “kurang nendang” apalagi kalau hujan (tapi nyilauin orang lain sih iyaaaaaa.. he1000x). Sinar dan penglihatan masih lebih enak pakai bohlam yang halogen standard walaupun hanya yang 55w/60w).

Tapi kalau untuk “lampu tembak”, pakai bohlam Xenon gas yang Golden Blaze (kuning) malah mantap banget. Kalau lagi hujan sinarnya benar-benar menerobos hujan dan jarak pandang jadi lebih jauh dibanding pakai bohlam halogen biasa yang malah jadi terang benderang menyilaukan akibat pantulan sinar dari air hujan.

Kunci Kontak

Pertanyaan : um um bisa tlng mau nya..nich tarnku dah lima kali mati di tngh jln…kalo mau di stater kaya hilang strumnya, smua mati..ditunggu dua smpe lima mnit baru bisa di kontak lagi..sya cekan di bnkl daihtsu ktnya ga da maslh..ad yg bisa btntu…

Jawaban : Sekedar masukan saja, kemungkinan lain, kalau kasus seperti ini biasanya “switch kunci kontak” sudah oblag. Ini dulu bisa akibat diganduli macam2 dikunci kontaknya bikin berat sehingga selongsongan switch kunci kontak jadi oblag. Kasus seperti ini ane temuin di Tarunanya um Anto dulu he3x

Tinggal ganti isi switch kontaknya saja mudah2an masalah selesai.

Salam,

Admin DTC

 

144 Responses to Tanya Jawab seputar Tarunamu

  1. Wishnu says:

    semoga bermanfaat buat seluruh pengguna Taruna, khususnya warga DTC.

    • budi says:

      maaf om aku mau tanya kalau mau beli seal noc ash dan kric ash untuk taruna csx 2000 dimana posisiku di garut.beberapa kali aku beli suka di kasih peroza pumya ahirnya bocor lagi olinya susah carinya yng ori.

  2. Totok P says:

    gan, mau tanya kalau bengkel taruna yang DTC rekomendasikan di mana ya..? trims infonya

  3. Danang santoso says:

    Buat rekan-rekan pengguna dan penggemar Taruna, saya punya pengalaman selama 7 tahun memakai taruna oxxy 2005 dan alhamdulillah sekarang semua penyakit sembuh. mudah-mudahan sharing saya bermanfaat:
    1. temperatur overheat
    pernah saya coba mengikuti saran montir dan bengkel2, pada umumnya mendiagnosa kipasnya yang lemah, tutup radiator kurang kencang, pompa air tdk lancar. ketiganya saya lakukan semua dengan onderdil yang orisinil daihatsu. ternyata tidak sembuh juga, air pernah sampai berkurang cukup banyak, untungnya indikator temperatur berfungsi sehingga buru-buru minggir dan isi lagi dengan water cooler. Hati2 dengan water cooler produk sekarang, ternyata itu sangat berpengarus juga, bahan pewarna dan kualitas air ternyata masih banyak mengandung besi.sehingga menyebabkan radiator berkerak. setelah mengganti ketiga onderdil tadi gak sembuh, diagnosa terakhir adalah radiator. tapi saya kalo radiator harus dilepas dan dipatri lagi, pasti sudah tidak ori lagi. lalu saya coba isi dengan air Demin ( De Mineralization ) air ini biasa digunakan untuk pendingin turbin, benar-benar tanpa kandungan mineral sehingga tidak akan berkerak.pada pemakaian pertama suhu masih agak tinggi, namun kerak radiator berpindah ke tangki reservoir, begitu seterusnya sampai akhirnya kondisi normal.

    2. RPM naik turun tidak stabil
    RPM tanpa sebab menjadi di bawah angka 8000, terkadang saat mesin habis gas tinggi atau di lampu merah, mesin tiba-tiba mati. beberapa kali saya tune up di dealer, hasilnya sama saja, mesin nglitik rpm tdk stabil. sekarang ada teknologi membersihkan ruang piston, injector, dan saluran udara tanpa harus bongkar mesih, yaitu dengan cairan kimia yang dikerjakan dengan alat khusus, sebelum lebaran tahun 2013 lalu saya lakukan pembersihan dengan tarif 400 ribu. hasilnya sangat memuaskan.

    mudah-mudahan informasi singkat ini bisa bermanfaat.

    • rustam says:

      saya punya taruna EFI 2005, saya nga tahu kenapa tiba-tiba mati mesin dan ngga mau nyala lagi. tapi fungsi kelistrikan lainnya berfungsi, misalnya tape bisa berfungsi, menaikkan kaca secara otomatis juga bisa. ada yang bisa bantu?

    • iwan says:

      Beliair Demin (De Minelarazation) itu dimana?

  4. amox says:

    like this om, makasih infonya

  5. suhendar says:

    kepada rekan rekan sekalian,mobil saya taruna th 2000,kl lg jalan dengan cuaca normal mobil saya tidak ada masalah dan berjalan normal normal saja,akan tetapi ketika di jalan tiba tiba turun hujan lebat,selang beberapa lama mobil saya jalan nya jadi gk normal,jalan nya jadi gladak gluduk,rpm nya jadi turun dibawah 300 dan sulit sekali kl di gas seperti hilang tenaga, mohon penerawangan nya ada masalah apakah dengan mobil ini?

    • Iqbal says:

      Ya sama om sya jg pernah ngalami mesin endut2an pas hujan,, delco nya kena air jd usahakan di tutup in pakek apa aja supaya pas ada air turun dari kap gak kena ke delconya,,

  6. wishnu says:

    Delconya kena air Om Suhendar, coba delconya dikasih cover/penutup, atau karet di kap mesin dikasih sealent biar air gak masuk kedalam kap mesin dan mengenai delco. Biasanya terjadi pada taruna karbu hal seperti ini

  7. arkanul arsal says:

    malam om dan semua…sy pake taruna csr 00 pñy problem selang atas radiator panas tp tidak diimbangi selang yg bawah…akibatnya baru dinyalain/jalan sebentar panas banget sampe kebody(depan),panas radiator udah check and service oke ,watherpump jg udah saya ganti…tapi tetep aja..panas ….mohon banget jawaban atensinya…makasih…banyak om semua….

  8. PRIMA says:

    numpang tanya…
    saya pake taruna CSX 1600 cc th 2000, beberapa hari yang lalu saya bawa ke cucian mobil, ternyata delconya kemasukan air, akibatnya mesin pincang, setelah saya bersihkan mesin tidak tersendat-sendat, alias hidup normal, tetapi kl buat jln sekarang mesing tidak bertenaga dan mesin mudah “ngerik” apalagi kl jalan nanjak meskipun sudah pindah gigi 2 dan 1, kira-kira apa masalahnya… trima kasih.

  9. PRIMA says:

    kalau mau ganti busi untuk taruna csx 1600 cc, bagusnya pake busi yang model/seri/jenis apa? timakasih

  10. fatkhur r says:

    saya baru menggunakan taruna dua bulan lalu. saya dapat Taruna CSX second tahun 1999.

    setelah saya gunakan jarak jauh (800 Km), mesin pincang dan setelah ke bengkel ternyata busi selalu basah dan berwarna hitam ( pada posisi cylinder no 4)cylinder yang lain warnanya merah bata.tambah lagi oli berkurang.
    akhirnya saya ganti semua busi. setelah star up, ternyata keluar asap putih dari knalpot. semakin tinggi gas semakin banyak asap putihnya. bengkel menyarankan untuk skir klep dan ganti seal klep.

    kondisi sekarang setelah ganti seal klep dan skir ulang :

    1. Busi No 4 tetap basah dan berwarna hitam.
    2. Keempat busi berwarna hitam dan basah.
    3. 3 hari sekali selalu tambah oli

    apa yang harus saya lakukan agar mesin dapat dalam kondisi normal kembali?

  11. azoem says:

    Sorry om… mau tanya…
    Taruna saya CSX 2000
    Belakangan kok jalannya agak pincang. Akhirnya saya tau kalo tutup busi nya suka kayak ketendang ke atas kalo lagi jalan.( Tutup busi ke 1 Dan 3 ) Akhirnya mechanic saya menyarankan agar di ganti seal yang ada di dlm blok mesin nya itu.. Kemudian saya ganti.. Sekarang masalahnya tutup busi ke 1 Sdh gak ada masalah. Tapi tutup busi ke 3 Masih suka kayak nendang keatas. Alhasil jalan taruna saya masih pincang.. Kemudian ada lagi teman saya yg nyaranin ganti tutup businya aja yang no. 3 kemungkinan karetnya sdh mati katanya..
    Pertanyaan saya
    1. Apa penyebab masalah taruna saya?
    2. Apa Tutup businya kurang tekan yaa..?

    Terima kasih om…

    • topx501 says:

      mesin karbu ya om?..
      ganti kabel businya om 1 set yg seri 000 harganya sekitar 450rb, klo yg 008 sekitar 250rb..

  12. bagus says:

    bro-bro, mau nanya ni, taruna carbu ku saat ini kalau mesin dimatikan dan kuci kontak dicabut kok lampu indikator olie & hand rem tetap menyala ya?? hal ini baru beberapa hari aja kejadiannya. tapi kalau mesin dihidupkan semuanya normal. .

  13. artya says:

    Gan ane baru aja beli taruna fgz th 2001, ane punya kendala antara lain :
    1. Indikator temperatur susah naik, padahal airnya selalu berkurang
    2. Oli gardan rembes dari seal gardan, pdhal seal baru saya ganti
    3. Kadang dinamo staternya gak mau stater cuma bunyi cetek aja
    4. Lampu plat nomor mati tp mau ganti gak bisa bukanya, caranya gimana ya?
    Tolong saya dikasih masukkan ya,

  14. eka saputra says:

    maaf mau sering om

  15. deden says:

    tanya om,
    mobil sy taruna oxxy 2005.. ada masalah di raditor yang tercampur oli.
    sudah ganti deksel 2 kali, tp sampai sekarang oli masih nyampur di radiator
    dah pusing..kira2 apa yang hrs dilakukan..thank

  16. aji23 says:

    gan ku maw nanya, ku pake taruna karbu tahun 2000 punya masalah lampu utama yang jauh dan dim mati total tetapi lampu dekatnya menyala, ketika ku cek dibengkel ternyata saklar kombinasi dibawah stir ada noda kebakar.
    pertanyaan saya:

    1. yang ku belum mengerti apa penyebab terbakarnya atau melelehnya elemen2 saklar?
    2. apakah bisa diperbaki saklar tersebut?

    terima kasih……

    • antonable says:

      arus buat head lamp besar om.. paling aman di tambahin relay. beli kabel harnes buat head lamp ada ko.. tinggal pasang

  17. hery says:

    sy punya taruna cx thn 2000…sering ada tetesan oli pada blok tengah mesin,sebelum gardan berasal dari oli apakah…..mohon penjelasan dan solusinya

  18. hendry wahyudi says:

    Siang ALL, Mau tanya ini saya punya taruna th. 99 ada kendala kalau ditarik 100 ngeblek blek trus ndut2an, apalagi setelah turun tangki tambah parah padahal Quil,membran kabel busi dah diganti trus karbu dah di service apanya yang jadi kendala Bos ? Mohon pencerahan bengkel sih nganjurin ganti tangki cuma brapa duit ya tangki baru ?

    • topx501 says:

      udah coba ganti fuel pump alias pompa bensin om?..
      kalau tangki kok sya rada ragu ya punya akibat mesin jadi ndut2an..

    • lukman hakim says:

      Malam bro…, setelah saya baca post nya bro hendri wahyudi itu sama percis yang saya alami. Saya punya taruna fx 2002 karbu, setelah pemakaian +-100km dengan speed rata rata 90km/jam mesti ndit ndut tan, kadang juga mati. Tetapi setelah di diamkan 1-2 menit baik mesin keadaan nyala ato mati di pake jalan normal lagi mohon pencerahannya…..

  19. DTC ane mau numpang tanya…ane punya Taruna CSX ’99 tapi rem nya ambles teruus(ngocok) padahal ane udah ganti master roda belakang?thanks DTC

  20. andik h says:

    saya punya taruna FGZ2001 , pada rpm 3800 bunyi dengung terasa mengganggu sekali, tapi pd rpm 2000 terasa senyap,baik pada saat gigi masuk(saat jalaan gigi1,2,3,4 atau5)atau pada saat netral(mobil berhenti ).diluar kabin mesin terdengar halus.mohon bantuanya kira2 masalahnya apa ya?terima kasih

  21. zalva says:

    gmn cara mengatasi delco csx2000 lo dipakek waktu hujan n ac yala trus mesin terasa pincang.begitu tak cek teryata delco mengembun gmn ya gan2 cara mengatasi masalah tu?

    • topx501 says:

      lindungi delco dari tetesan air hujan yg seringkali menetes dari talang, bisa dengan membuat “atap” diatasnya..

  22. zalva says:

    dah tak ganti delco baru normal jln 16km mesin terasa jut2n rpm naek trun rpm 1000 begitu yalakan ac rpm turun gmn y cara mengatasi hal2 tsb? bgmn cara perawatan yg bagus/

    • Iqbal says:

      Itu biasanya mb @zalva bisa krn kabel busi nya udah gk bagus lg, cuba di ganti kabel businya yg asli daihatsu

  23. indrawan says:

    Mau nanya nih oh ane punya mobil taruna klo lampu dop gurem cara bersihinnya gmna ya om mohon solusinya om terimakasih om sebelumnya

    • indrawan says:

      Ane tunggu ya om soalnya buat pulang kampung nih om

    • topx501 says:

      datang aja ke tukang poles lampu om…
      klo dibersihkan sendiri rada ribet, kecuali buremnya dari sisi luar bisa dibersihkan sendiri dengan cairan khusus yg bisa dibeli disupermarket..

  24. Joy says:

    Agan-agan mohon bantuannya donk. kenapa yah taruna saya sering grudug-grudug ketika kopling di angkat sedikit (setengah kopling), padahal saya baru ganti semua onderdil kopling nya (1 set) sparepart Daihatsu asli. sampe sekarng kalo lagi macet pasti sering endud-endudan jalannya padahal sama gasnya udah seimbang. Mohon bantuannya gan. ada yang tau masalahnya dan solusinya??

  25. ryan says:

    mau tanya nih… setahun saya pakai taruna fgz 2001. ketika kendaraan sudah berjalan kira kira 70-100 km, saat ditanjakan saya turunkan gigi 2 ke 1, pedal gas sudah saya lepas dan kopling saya tekan lalu saya oper ke gigi 1, pada saat itu mesin sering mati apa penyebabnya. makasih

  26. hikmawati says:

    Tanki la dikuras.karburator la diservis. Busi diganti..fuelpum sdh diganti tapi malah lebih parah….di coba jln agak jauh bagus…pas kluar bengkel dut dut lagi..lalu pake rotax futura …jln lancar..apa ya rusaknya…trims.

  27. DADIYO says:

    dimana saya harus mencari distributor assy yg original, hampir seluruh toko di jkarta tidak ada, sedangkan daihatsu taruna efi th. 2003 yg saya pake tidak mau di pasang distributor assy yg tidak ori, thanks mas bro

  28. Joni Hariyono says:

    Pagi semua , boleh donk nanya saya punya taruna 2001 kenapa di rpm 80 ke atas bunyi dengung mesin sampai ke kabin .terima kasih

  29. didin says:

    mobil daihatsu classy kalo pagi distart susah hiduppadahal sudah saya cervise satu bulan sampai 3x mungkin itu penyebabnya tapi nyatanya tetap aja susah hidup kalo pagi di start,accu baru,platina baru ganti ,sebelum dicervice caburator pagi kalo di start langsung hidup kenapa sekarang ngadat tolong beri solusinya apanya lagi yg harus di cek tolong beri jawabannya.

  30. meylita says:

    om nanya dong… taruna ku th 2002. tadi pagi tiba2 bet…bet…bet..
    pas ak bw jalan tiba2 mesin mati mendadak .. udah di ganti filter bensin, busi baru, kuil ok, injektor masih sip… tp pas ak gas ampe 1500rpm mesin mati gk da tenaga,,, itu kendala ny ap ya om… mohon info,,, udah galau neh

  31. Parthono says:

    Salam buat para suhu, senior DTC ….
    Sejak awal Januari 2014, saya adopsi Taruna FGX 2003.
    Selama ini enak-enak saja dipakai, malah sudah beberapa kali Jakarta-Bandung PP tidak ada rongrongan dari mobil ini.
    Kadang kalau mau hidupkan mesin kembali setelah mesin panas, tidak bisa hidup. Tidak terdengar respon apapun dari dinamo starter. Anehnya, kalau pintu dekat kemudi saya buka lalu saya starter, baru bisa hidup. – Namun hal ini terjadi kadang-kadang saja.
    Pertanyaan saya, apakah ada hubungan perkabelan langsung ke dinamo starter?

    • Ricky CL2000 says:

      sekedar sharing aja pengalaman aja gan,kalo buka pintu baru mau di stater&mobil dilengkapi dengan alarm,coba cek kabel2 yg berhubungan dengan box relay alarm/ganti relay alarmnya gan,pengalaman ane dengan kondisi buka pintu baru mau stater sih masalahnya selesai dengan ganti relay alarmnya gan

  32. Edi Asditiana says:

    Mau tanya gan, kendaraan sya (CRV Matic), setiap habis hidup trus dimatikan mesinya klo langsung distart tidak bisa hidup, tpi setelah lbih stengah jam bisa di starter, kira-kira apa masalahnya dan solusiya, terima kasih

  33. bayu aji nugroho says:

    wah mantep om lengkap banget infonya, thanks jadi nemu deh solusinya buat taruna ane:)

  34. zenal says:

    sore gan saya mau nanya kenapa kalo pagi d stater keluar asep putih banyak tapi kalo udh pns asep itu mengcil

  35. sehat says:

    Saya punya taruna CX2000 dan belakangan ini punya problem overheat, pada saat kunci kontak nyala (tapi belom distater). Saya sudah melakukan service radiator (tambal kebocoran di radiator, buat fan bekerja normal) dan sudah mengisi oli secara ideal. Mohon petunjuknya (bisa dibantu untuk gambarnya jika masalah di kabel idikator overheat). Dan sekedar informasi: stater bekerja normal tanpa ada kendala, mobil tarikan normal bila dibandingkan dengan kondisi sebelum ada masalah ini. Dan satu lagi ada masalah di stir sering bunyi ketika berbelok tapi kalo sudah berjalan sekitar 5 menit sudah tidak ada kendala dan oli stir dalam keadaan ideal.

  36. bayu says:

    misi om,saya makek taruna efi 2001,itu tiap abis dipakai perjalanan ada oli yg netes dari bagian tengah mesin sedikit,tpi kalau cman dipanasin kok g netes,itu apanya ya?mohon penjelasannya

  37. wawa says:

    Siang Pa,
    Mohon penjelasannya handle kopling saya per nya patah sampai sekarang ga pake per bawah kopling kata bengkel ga apa2 asal kalau macet jangan gantung kopling, berbahayakah pada jarak jauh jika per gak dipasang terima kasih

  38. era kurniawan says:

    Selamat pagi semuanya,mohon bimbingannya saya pengguna baru taruna.
    Mau tanya kalo mau joint di dtc,
    Mohon info untuk bengkel rekomendasi dtc di daerah pamulang dan sekitarnya.
    Bagian mesin taruna mana saja yang harus diperhatikan lebih seksama,
    Terima kasih.

  39. aan says:

    gabung Om, mau tanya saya punya Taruna CX,ada problem Aki sering tekor, padahal sudah sering dicek kelistrikannya ke bengkel, mohon solusinya, terima kasih

  40. rizal says:

    tanya doong, mbil taruna sy csx tahun 00 , setirnya gak ada masalah….cuma baru2 ini setir PSnya saya modiv sehingga setir itu ringan betul….., kira2 b’bahaya gak y ?

  41. rizal says:

    tanya doong, mbil taruna sy csx tahun 00 , setirnya gak ada masalah….cuma baru2 ini setir PSnya saya modiv sehingga setir itu ringan betul….., kira2 b’bahaya gak y ?

  42. Suhairi says:

    permisi numpang tanya, saya punya taruna csx 2003. ada masalah yg ga selesai-selesai.
    berikut kronologisnya
    1. 2 bulan lalu mobil pernah mati (pagi hari) dan ga mau distater, karena ga sempet ke bengkel dan butuh cepet. saya beli aki baru. aki lama merk GS, aki baru merk Yuasa.
    2. satu minggu kemudian kondisi yg sama terjadi lagi. ga mau distater. akhirnya saya panggil montir kemudian di aki di jumping trus idup. aki lalu di cas di bengkel
    3. 1 minggu kemudian terulang lagi, kejadian ga bs idup ini terjadi di pagi hari terus. lalu sy bawa kebengkel untuk diperiksa. katanya akinya ga mau ngisi. magnet dinamo katanya masih bagus. solusinya disuruh ganti aki lagi (merk yuasa lagi)
    4. eh baru satu miggu mati lagi. saya bwa ke bengkel resmi daihatsu dan dicek pake alat kayak gps gitu hasilnya aki ga mau ngisi trus solusi mereka suruh ganti aki (merk GS premium) akhirnya saya punya 3 aki.
    5. baru seminggu kejadian terulang lagi, saya ke bengkel penuh emosi. trus akhirnya mereka buka alternator. katanya rusak dan harus diganti (harga baru 3juta) saya kesel juga padahal minggu sebelumnya cuma suruh ganti aki. akhirnya saya ga mau ganti alternator dan mereka nyaranin ke bengkel dinamo.
    6. saya bawa ke bengkel dinamo, dibongkar dan cuma ganti IC doang.
    7. dan 2 hari kemudian ga mau idup lagi?
    8. sampe cape saya cerita ^_^ minta tolong ada yg pernah ngalamain kayak gini? atau tau solusinya.

    • Ricky CL2000 says:

      sekedar sharing aja gan,biasanya aki tekor selain masalah di akinya,dinamo ampere/ada konslet gan,pertama coba agan minta montir terpercaya buat cek dulu kondisi kepala aki&kabel2 yg terbaut ke kepala aki baik yg plus&minusnya,kedua coba cek kondisi kabel&soket yg berhubungan ke alternator,cek juga kondisi&kekencangan belt alternator,ketiga coba cek kondisi kabel&soket2 di box2 sikring berikut sikring&relay2nya,plus kabel2 yang tersambung, terutama kabel2 lampu,audio,alarm dll,moga2 bisa membantu menemukan masalahnya gan

  43. Amirullah says:

    Permisi mau tanya : saya pemilik taruna CSX 2004, tapi tidak punya manual book nya, pertanyaan saya, karna ini mobil second, saya mau cek semua yg perlu di cek, agar memastikan, semuakomponen masih berjalan dengan baik, KM sudah 104.000, nah biasanya apa saja (bagian terpenting) yang harus di service / cek?

    atas perhatian nara sumber sya uacapkan banyak terima kasih.

  44. deka says:

    om kok taruna saya kalo sudah jalan tiba2 mesin mati sendiri, terus kalo mau di nyalain lg lampu indikatot ga hidup,di stater ga mau, padahal saya coba cek lampu tlakson dll masih hidup, nah itu kenapa? makasih

  45. ferry says:

    om…mobil taruna tahun 2001,,,maslah nya gini om,ketika di starter jimamo strater nya ngak ada suara apapun padahal baterai nya masi baru,kemudian,,,ketika di dorong mobil hidup lagi merin hidup saya coba stater lagi ngak ada juga mersuara padahan mesin nya lagi hudup om….

  46. haefi fathudi says:

    numpang tanya gan….taruna saya CSR EFI 2001 konsumsi BBM nya 1:7 dalam kota, luar kota 1:8, kenapa boros banget ya?

  47. Budi Anto says:

    Mesin terdengar dari dalam

    Taruna EFI CSX 2003

    Tarikan mantap stabil
    Gan… Knapa kalu jalan kecepatan 80 ke atas suara mesing terdengar mendengun dan bergemuruh dari dalan.

    Mohon solusinya Gan

    Maturnuwun Agan Agan semua

    • Ricky CL2000 says:

      sekedar sharing aja gan,coba sebelumnya cek kondisi oli gardan masih bagus/sudah coklat seperti lumpur gan,join kopel&gigi2 gardannya,kalo kondisi bagus semua termasuk kopling set&pengapian mesin juga bagus,berarti kinerja mesin sudah efisien dan tinggal coba di ubah dari visco fan ke elektrik fan radiator,ini cukup mengurangi suara gemuruh mesin di rpm tinggi gan

  48. Refsus says:

    Permisi mas Iwan, saya mau tanya soal Taruna FL 2002 FI, saya ada kendala di mobil saya, kadang kalau mobil dalam keadaan jalan, tiba-tiba saya rem mendadak kemudian mesin mobil mati, setelah itu susah untuk dinyalakan kembali, sampai tunggu kurang lebih 15 menit baru mesin dapat nyala kembali, posisi AC nyala. Yang kedua, kalau saya ingin oper gigi ke posisi mundur, ini susah sekali masuknya, kadang harus lepas pedal kopling dulu, kemudian baru oper, dan itupun dengan bunyi “kreng” pada saat perpindahan gigi. Dan yang terakhir, apakah benar jika kita menyalakan AC, pada saat posisi idle, RPM suka naik dan diiringi bunyi “cletak cletak”, kemudian RPM kembali stabil, begitu seterusnya.

    Terima kasih mas iwan
    🙂

  49. untung says:

    taruna saya kalau may masuk Gigi 2 terkadang Susan Dan bunyi krek.ITU kenapa yah,APA set élan koplingnya.

    • Wishnu says:

      Om Untung, biasanya drek laher (clutch release bearing) sudah tidak maksimal kinerjanya menekan plat kopling. Coba stel kabel kopling lebih dalam dan kocok pedal kopling sebelum pindah transmisi

  50. eko says:

    kenapa stasioner taruna efi sering tdk stabil

    • Wishnu says:

      Om Eko coba di tune up atau kalibrasi injectornya, jika msh bermasalah cek pengapian (coil,kabel busi dll)

  51. agoes says:

    mobil saya taruna csx tahun 2000, pa
    da kecepatan 40- 60 sering ngadat2, sudah service karburator,ganti taki busi,cek coil(tidak ada air), cek filter bensin ok, kira bantu gan gimana solusinya, cek busi,kepala busi ke4nya hitam kering

  52. Alfan says:

    Halo, saya pakai Taruna Oxxy tahun 2005 tipe FX. Dari awal saya belajar kendarai mobil sampai sekarang umur Tarunanya sudah 9 tahun. ada 1 problem yang tidak pernah hilang, yaitu Reverse Gear kadang-kadang macet (harus lepas kopling, dan injak lagi baru masuk Reverse). Apa ada yang mengalami hal seperti ini juga ? Mohon pencerahannya hehe.

    • restoe says:

      Saya juga pakai taruna Oxxy FX 2005, untuk reverse gear kadang gampang kadang susah dan harus bolak-balik injek kopling.

      • puji says:

        sama om. oxxy FGX 2005. susah di gear 1 dan mundur. ada yang tau tipe busi untuk oxxy. saya tanya bengkel. jawabnya beda beda. tx

  53. agus jet says:

    taruna saya cx 2000
    ada masalah di spedo meternya, baru jalan dikecepatan rendah(+/- 40 km/jam) jarum spedo meter sdh mentok, kira2 apa masalahnya ya

    • Ricky CL2000 says:

      sekedar share pengalaman,coba cek kabel&gir kilometernya gan,kalo masih bagus semua coba cek ke bengkel/montir khusus speedometer,karena biasanya ada kumparan di indikator kilometer yang sudah lemah/gigi jarum indikator kilometernya sudah oblag,moga2 masih bisa di repair sebelum harus ganti satu set indikator speedometernya gan

  54. Taufiq says:

    Salam kenal neh,
    Taruna saya oxxy tahun 2005, kemarin mobil taruna saya sy bawa dari pekan baru ke padang, sebelum sy bw ke padang mobil sy service rutin ( ganti oli, tune up dll), setelah sy pulang libur lebaran dan pulang ke pekan baru, pagi2 sebelum mobil sy panaskan sy cek oli mesinnya dan ternyata dari stick itu tidak terdeteksi oli mesin (oli mesinnya habis) sehingga sy tambah oli mesinnya 1galon(5liter) dan pada hari itu mobil sy panaskan dan sy pakai ke kantor(dalam kota). Besoknya saya ulangi cek lagi sebelum dipanaskan ternyata dari stick tersebut jumlah olinya 2x dari indikator F, kira2 permasalahan apà yang ada pada taruna saya, mohon pencarahannya gan. Trima

  55. arie samari says:

    Berapa ribu kM penggantian timing belt dan biasanya berapa dana yg dikeluarkan he3x mobil saya taruna oxxy FGX 2005,trims

  56. moch yusup says:

    salam kenal om..
    baru 4 bulan saya meminang taruna cx 2000. ktika saya mau parkir belok kekiri patah tiba2 terdengar suara aneh pada bagian mesin. trus saya cek ternyata dari rek end pawor steering jebol mengeluarkan oli.. pertanyaan saya
    -apakah masih bisa diperbaiki/ harus ganti satu set.
    – rekomendasi bengkel pawor steering jak-sel.
    mohon jawabannya…… trims.

  57. jefri says:

    Sya mau tnny klw kunci kontak mbil sudh terkunci atau mesin sdh mati lampu tengah klw dihidupin bisa hidup wlw pun mesin mati apa kah itu memang seperti itu atau tdk y apa ada problem gk y dngn mbil sya mohon info ny y

  58. Raka says:

    salam bro,

    saya punya masalah sampai pening kepala, mobil taruna saya (2002, belum injeksi, masih karbu) kl abis hujan atau cuaca dingin susah hidup apalagi kalo pagi2 padahal dalam garasi. servis dinamo udah, katanya ga apa2, aki juga masih oke. kira2 ada yg bisa bantu? trims

  59. Yoyok says:

    Salam kenal. Numpang tanya agan2 sekalian. Ane pegang taruna sdh 1 tahun. Sekarang taruna CSX efi ane AC nya on/off terus2 an. Kalo orang jawa blang ” cethak-cethek ” kompresor AC nya. Sdh ane ganti relay nya n d bawa k service AC katanya harus di modif thermostatnya. Mohon pencerahan klo ada alternatif lain, coz sayang klo original nya di modiff.

  60. untung says:

    kenapa blower ac tidal hidup yg hidup hanya fan saja.kerusakanya dimana kalau blower dialiri arus langsung Dari aki hidup.kira2 kerusakanya dimana yah

  61. Yanta Murtadho says:

    Ane punya Taruna FGZ 2001, ada keluhan gigi 2, 3 dan 5 bunyi ngunggg …
    Masalahnya apa ya Gan?
    Solusi terbaiknya gemana Gan?

  62. Yanta Murtadho says:

    Ane punya Taruna FGZ 2001 ada keluhan:
    1. Ada suara ngunggg di gigi 2, 3 dan 5
    2. kali belakang agak keras
    Bagaimana solusinya ya Gan?

  63. Ucu * says:

    Mas boleh tanya saya punya taruna csx 2000 carburator,keluhan RPM sering droop dan mesin mati saat over gigi atau injak kopling knp yaa.

  64. Marshal Dm says:

    Bagaimana mengatasi suara dengung mesin di dalam kabin? Ini sangat menggangu ( tarunaFGX 2001) tq

  65. rian says:

    Mas bro.saya punya taruna tahun 1999.nah yang saya bingung knapa stiap kali saya menghidupkan mp3 dan setiap kali juga ketika bersamaan saya menghidupkan lampu sen kiri atau kanan maka mp3 nya kadang mati sendiri.apakah pengapian pada mobil saya bermasalah atau saya harus bagaimana.atau saya harus ganti aki yang lebih besar tegangannya atau gimana mas bro.tolong donk kasi solusinya sya harus bagaimana????

  66. ade puttu says:

    salam kenal,assalamualaikum wr wb
    taruna saya csx th 1999 akhir, belakang ini klo jalan nanjak ( apalagi sambil macet )temperatur langsung naik(overhaet),sampe mendidih tuh reservoir,tp pas jalan menurun temparatur langsung turun(dingin),tali kipas panjang ama yg kecil udah di ganti tapi tetep aja, mohon pencerahannya gan.terima kasih.

  67. M Johar Shake Shagiri says:

    om aku mau nanya kalo mobil truna saya lamsang nya atau apanya yah kok gak mesin jadi kurang baik . pas saya masukan giginya jalanya jadi ajrut2an om .

  68. Filya Abdi says:

    Om numpang tnya, saya pnya taruna fgz 2002 efi..
    kenapa ya tiap kali injak pedal gas dalam (kejut) terasa bnget bunyi krek-krek nya sampe kaki kanan pun kerasa, seperti mesin ga mampu ngangkat tarikan pas RPM di atas kecepatan rata” pada tiap gigi. mohon pencerahannya ^_^

  69. supriyanto says:

    mau tanya donk,
    cara buka bumber depan taruna bagaimana ya(letak baut)
    soalnya ane mau bersihin lampu depan ,sudah pada buran
    terimakasih sebelumnya

  70. supriyanto says:

    buat rekan rekan yg punya informasi
    tape mobil saya nmasih jadul nih(cassete)
    ada macam kassete converter untuk ke MP 3
    bisa dapatkan dimana ya ?
    thank,…

    • Dalang Dagang Langganan says:

      pke fm modulator aja om ane jg pke itu yg ada socket usb ma cardrider jd bsa bwd stell mp3 di flashdisk atau memori card

  71. Dalang Dagang Langganan says:

    permisi saya mau tanya …saya bru bli taruna csx 99 kondisi lancar jaya smpai akhirnya pas tanjakan tiba-tiba mesin tersendat-sendat kemudian mati..di coba stater tpi gk bisa sampai akhirnya di dorong di jalan datar alhasil di stater normal kembali …kira2 masalahnya apa ya?

    • Wishnu says:

      Om Dalang, coba ganti filter bensinnya. Asumsi saya taruna csx 99 itu carbu ya. Posisi filter bensin di firewall dekat carbu

  72. Dalang Dagang Langganan says:

    @om wisnu .ia om aman lancar jaya thx sarannya..nie ada kasus baru om headlamp lampu ane nyala normal nah pas ane nyalain tuh lampu fog tiba2 headlamp meredup lalu mati total untuk lampu senja nyala normal.di indikator spedometer lampu jauh nyala tpi di headlamp lampu jauh /dekat ttp tidak nyala kira2 problem di mana y om trus untuk taro ane posisi fuse box di mana letakny?ane curiga ma sekering soalx

    • Wishnu says:

      Om Dalang, kemungkinan ada korslet saat menyalakan foglamp, sehingga sikring putus. Coba diurut kabel foglamp, mungkin ada yg terkelupas hingga korslet. Untuk posisi fusebox ada dibawah setir.

      • Dalang Dagang Langganan says:

        td pgi saya cba cek om wisnu dri sekering tidak ada yg putus..saya lihat balon gk ada yg putus.nah pas saya tes tes lg nyalakan lampu dim dan lampu jauh malah gk ada indikator di spedo..pdahal td mlam msh adakabl indikator biru di spedo..apa mungkin msalah ada di switch di bawah stir om?klo iya berapa kira2 biaya gnti ?

  73. Dalang Dagang Langganan says:

    td pgi saya cba cek om wisnu dri sekering tidak ada yg putus..saya lihat balon gk ada yg putus.nah pas saya tes tes lg nyalakan lampu dim dan lampu jauh malah gk ada indikator di spedo..pdahal td mlam msh ada indikator biru di spedo..apa mungkin msalah ada di switch di bawah stir om?klo iya berapa kira2 biaya gnti ?tpi untuk lmpu kota.fog.reting.hazard msh normal?atau bsa gk di tukar kabel lampu fog ke headlamp?

  74. adit says:

    Sy bru beli fgx 2003.. Knpa y indikatoe temperatur tdk mau naik… Wlaupun sdh ta pakai jarak jauh… Termostat sdh ta cek wktu msin dingin ttup radiator ta bka blm ada aliran air… Apkh ada sekring d indktor temp nya? Dan jg gigi2 ssh masuknya… Kira2 ap pnyebabnya?

  75. Josep Febrinater says:

    Rem taruna 2002 csx sering mengeras, sepertinya ada udara yg tertahan. Saya sudah coba tuk buang udaranya, namun kira2 beberapa hari kemudian masalah tersebut terulang lagi dan lagi dan hal ini sering terjadi. Om n teman2 tolong bantu saya.
    Thanks

  76. leo primer saragih says:

    Wah kalo ada kolom begini,kronologi begini; bulan bulan lalu taro sy csx 2001 over heat sampe kompresi bocor ke radiator, bongkar mesin dibersihkan oli hangus didalam.setelah dipasang kembali gak mau hidup, mekanik yg awal ngejamper delco langsung ke aki. Trus nanya mekanik 2 (maklum tdk ada bengkel resmi).ya ampun ternyata ecu nya tewas.setelah ganti ecu, musin mau hidup. Tapi posisi delco lari lubang stel baut terakhir bagian bawah. Kira2 3 cm ato 40 derajat. Mohon pencerahan, makasih

  77. edy susanto says:

    Mo nanya om saya pny taruna fgz 2001 mengenai headlamp nya sudah pake relay kemaren saya lepas karena lampu mati lalu pasang kembali kabel standartnya pertama tak bermasalah setelah 2 minggu lmpu jauh dan dekat nyala bersamaan dan lmpu kanan lebih terang dr yg kiri.. Kembali kabel relay setelah saya cek ternyata ada yg putus lalu saya sambung lg dan cb dipasang lg malah tmbh ngaco pd posisi off lampu nyala tp klo dipindah kelampu jauh / dim lmpu mati untk saklar on/off tak berfungsi hanya lmpu senja yg nyala mhon bantuanya…..

    • Wishnu says:

      Om Edy, coba diurut kabel headlampnya, mungkin sudah kropos dan mudah short (korslet). Saya ganti kabel headlamp yang sudah menyatu dengan relaynya, bisa pakai merk relay mx 11 pro atau yg lain

  78. choi says:

    AGan agan minta petunjuknya donk , ane brusan dpt taruna csx 2000 msn normal cma ac klo di nyalain terdengar bunyi brisik dr kap mesin spt mesin diesel aja tp klo ac di matiin suaranya hilang,kondisi ac masi dingin dan tdk ada masalah ini penyebab nya apa yach ? Apa bener harus ganti kopresor ac ato msh bisa d perbaiki ? Klo bener harus ganti perkiraan dompet hrs kluar brp duit lg neh ? Trimakasi

  79. edy susanto says:

    Om wishnu trims infonya klo boleh tau lg untk kisaran harga kabel om maksud berapa ya buat persiapan….. Dan biaya jika harus kebengkel untuk urut kabelnya…

  80. yusuf says:

    Rencana mau cari oxxy tp kok dari komentarnya banyak yg keluh kesah dan gelisah.. Waduh.. Berfikir ulang nih utk pakai Taruna..

  81. widhi says:

    om2 semua maaf nanya …baru2 ini ane dapet Taruna csx 2000 yg limited.setelah bawa pulang kampung tiba2 disetiap tanjakan mobil mati tiba2 akan tetapi selang berapa lama bisa dihidupkan ini dah terulang selama 3x dalam hari itu juga,….kira2 apanya yg masalah…..apakah tangki harus dikuras ya….mohon pencerahannya.tks

  82. CSXhijau says:

    Om saya mau tanya soal selang vakum karbu san powe steering ada yang tau susunannya? Karena power steering saya tidak menaikkan idle rpm saat setir diputar
    Terimakasih…

  83. ade says:

    Mobil saya fgx 2001,..masalahny kluar asap putih dr knalpot,..masalahny dmn ya?? Kira2 bujet benerinny brp? Hihi

  84. Sumantri says:

    Saudaraku boleh saya bertanya, maaf sebelumnya..saya punya taruna CSR th 2000 kalau distart panjang banget kadang sampe 2 3 kali kadang cuma sebentar nyala…itu yang pertama yg ke 2 waktu oper gigi dan di gas agak nyendat dan pas nanjak juga nyendat tidak spontan seperti biasa ..busi baru ganti 3 bulan yg lalu ..nah apa yg harus saya lakukan terima kasih….

  85. Joy Daff@nin says:

    Rekan2 komunitas taruna..
    Sy mau tanya sy punya taruna csx 2000 klo dibuat perjalanan jauh oli pasti tekor/berkurang padahal sdh sy cek tdk ada satupun komponen yg bocor, ada yg blg ktny kualitas oli yg krg bagus sdh sy coba ganti oli advance helix dan selamat coba oli Castrol tp ttp saja berkurang
    Mohon solusiny sobat…

  86. Ahmad Sobari says:

    Bapak2 dan mas,saya punya Truna FGX tahun 2002,Kabel rem tangannya sudah tipis,harus diganti,saya cari sparepartnya sudah ke senin dan bogor tapi tidak ada ada barang,kabel rem tangannya yang long,mungkin bapak2 dan mas ada yang tahu toko onderdilnya ,mohon infonya ya atau diemail ke email saya asthe2002@yahoo.com

    Terimakasih.

    Ahmad S.

  87. deddy soewarno says:

    mengulang lagi pertanyaan agan JOY yang sudah ada :
    Taruna FL tahun 2002

    Agan-agan mohon bantuannya donk. kenapa yah taruna saya sering grudug-grudug ketika kopling di angkat sedikit (setengah kopling), padahal saya baru ganti semua onderdil kopling nya (1 set) sparepart Daihatsu asli. sampe sekarng kalo lagi macet pasti sering endud-endudan jalannya padahal sama gasnya udah seimbang. Mohon bantuannya gan. ada yang tau masalahnya dan solusinya??

    gara2 masalah ini saya jadi galau dan sempat berfikir untuk menjual taruna saya, tapi sayang soale taruna gesit dan lincah juga dah cuucook booo..

    mohon para sesepuh taruna bisa share solusinya thank.

  88. jejen says:

    om pingin gambar fuse box mobil taruna cx th 2000 ada gak?

  89. Hery KF says:

    maaf gan ane mau tanya soal taruna CSX/2000 masih kalburator, masalahnya gini ketika sedang berjalan ane mau ngoper gigi terus mesin mati, apa langsamnya atau apanya ? mohon jawabannya

  90. Cak Noer says:

    Dear

    Saya punya taruna csx 1khir 2009. Sudah 5 bulan ini mesin sering nyandet nyandet trus mati. Kalau starter masih oke. Tapi pas jalan baru dapat 1 kilo ndut ndutan lagi. Saya sudah bersihkan tanki, ganti pompa dan filter masih belum normal. Jadi sekarang agak takut memakainya. Sering mati di tengah jalan. bawa ke bengkel…biasanya cuma normal 1 minggu doang. Mohon masukannya. Teriamaksih ya.

  91. indra says:

    Mas aku mau tanya kalau harga radiator taruna 2003.tipe fl yg long

  92. AFID MUHAMMAD NOOR AL-HABSY says:

    Gan maph mau tanya..oq taruna fgx efi 2002 saya keluar air AC ngalir ke dalem yah gan,,tepatny di kursi kiri bawah daspor dpan..ngalir air trz..aer ny ngalir kalo AC ny di idupin,ngalir air ny dari FAN di bwah dasbor gt

  93. iwang says:

    Taruna fgx th 2001 saya, kalo dinyalain gak langsung dingin, setelah beberapa menit baru kerasa dingin, dan ada bunyi tek tek jika digas, tapi bunyi tek tek gak ada jika ac di matikan. Mohon pencerahanya?

  94. ikhsan says:

    Maaf mau tnya mboil saya avanza 2005.selasa malam sayantaro mobil dan kamis malam saat ujan saaya panaskan gasampe 2mnit ko kayabau smpah atau karet kebakar gtu yaatau bau bagkai keapa ya

  95. yulius says:

    saya mau tanya apakah braket lampu rem blakang oxxy bisa di pasang pada taruna fgx? trims gan

  96. Endar says:

    Para agan2 saya minta bantuannya saya punya taruna 2005 csx low lagi jala2 di siang hari lagi terik panas matahari terus ber henti pas di setater lagi kadang2 susah kaya ga ada strum nya tpi lampu lampu rem tangan,oli, batrai dll di spidometer nyala, itu apa nya yang harus saya ganti…. trimakasih

  97. mato says:

    Mau tanya mobil taruna aku wkt d star pagi2 sering bunyi suara bising dri tali kipas lebih parah lagi kalau jln mlm pas lampu dinyalakan, kenapa bgtu mas?trus mau tanya mas ada gak d mesin daitasu taruna laher idler utk mengencagkan tali kipas. Terimta kasih sebelumnya

  98. Merry says:

    Maaf mau tny untuk mobil taruna csx efi 2002 bahan injakan kopling dan rem dari besi atau karet ya? Karena sptnya sy merasa orang bengkel mengganti bahan kopling dan rem mobil sy, mohon balasannya segera, trima ksh

    • RIFQI JAK645 says:

      pedal saya sih besi om,, waktu awal angkat taruna saya,itu sudah ada variasi injakan pedal yg dr bahan aluminium (pemasangan di clamp ke pedal besi nya). lama lama rusak,, saya ganti skrg pake yg permanen (pemasangan di bor .

  99. Hilal says:

    Salam kenal,
    Saya Hilal, AC saya tidak dingin ketika idle atau posisi gas off (tidak diinjak). Tapi Kalau gas diinjak maka AC akan dingin lagi.
    Mohon pencerahan untuk masalah ini, karena kasihan penumpang di taruna saya kalau macet semua kepanasan.

    Thanks.

    • RIFQI JAK645 says:

      rpm nya brp om pas posisi idle.. kalo terlalu rendah biasanya ac belum bisa bekerja secara maximal.. saran saya di 850-900 kalo ac off. max 1000rpm kalo kondisi ac nyala

  100. merwan says:

    taruna saya th1999 akhir tapi yang mau saya tanyakan : mengapa mobil saya sepertinya belakang agak rendah gimana mengatasinya saya sudah ganti sock nya tapi masih juga

    • RIFQI JAK645 says:

      mungkin per nya yang sudah lemah om merwan,, kalo shock kan funsinya buat meredam saja, tinggi rendah nya posisi mobil di pengaruhi kondisi per tersebut. sudah di pastikan blm,apakah per belakang itu masih original atau udh pernah dipotong ulirnya, untuk lebih lengkapnya bisa tanyakan di grup FB DTC aja om,, banyak rekan rekan yang bisa membantu nanti disana. thx salam jak645

  101. gandi says:

    mohon share gan
    1. mobil saya taruna csx 2000 1:9 dalkot dah turun spuyer 85 suara mesin masih garang, tapi masih boros
    ada saran untuk kasih irit ??
    2. apa efeknya kalau ban standar mau saya ganti dengan off road ?
    trims gan

  102. christian says:

    mau pesan kaca belakang taruna fx..tidak tau alamatnya

  103. Dedi Sanjaya says:

    Mau tanya tadi sore saya starter mobil dengan posisi persneling gigi 3 tpi mesin tidak hidup krna loncat pas saya netralkan jg tidak hidup mesin nya hanya dinamo starter saja yg hidup setelah saya tanya mekanik saya ternyata blok mesin sedang dibongkar yang mau saya tanya kan dengan tindakan yg saya lakukan apakah ada pengaruh atau terjadi kerusakan dengan bagian mesin lainya mohon dijawab terima kasih

  104. hotdi siagian says:

    Mas mobil taruna saya klo dlm keadaan dingin putaran mesin antara 800/1000 rpm,tpi setelah mesin dlm keadaan panas ketika kita berhenti msin lngsung mati rpm bsa nol.

  105. Wendy says:

    Pak saya mau tanya,kemarin taruna csx 2000 saya gak bisa distater,trus saya ganti aki GS yg hybrid sama baru.saya pasang kok distater masih gak bs ngangkat ya,cuuma cekcekcek

  106. Tri sutanto says:

    Pa saya mau tanya,kemarin mobil taruna cl 2000 saya gak bisa di stater,sebelumnya sich lancar-lancar aja,kejadian mogok karena habis saya cuci sendiri,anehnya mesin gak saya cuci tapi kok jadi gak hidup,tolong bantuannya ya pa mengatasi masalah ini

  107. Rahmat dc says:

    Tanya om…
    Tarunaku csx th 2001
    Tiap hbs jalan ada tetesan oli
    Saya bawa ke bengkel katanya membran karburator minta diganti

    Pertanyaannya :
    1.apa benar harus diganti, dibersihkan bisa nggak ya? Soalnya bengkel tdk punya sparpatnya
    2.harga membran karbu tadi sampai berapa duit ya?
    Terima kasih

  108. ari kurniawan says:

    Gan ane mau tanya cara melepas dan memasang cover ban serep taruna, kok susah ya ,barang kali ada triknya

  109. Maria says:

    Mohon bantuan
    Taruna fgx saya setiap kali dinyalakan ac nya selalu ngadat. Pas jalan terus gas diturunin langsung bablas mati. Bisa sih di starter lg, tp berkali2 tiap tarikan gas diturunin lagi ya mati lagi, jalan 3km bisa 5-6x starter 😭😭
    Sudah ganti2 bengkel, ttp saja gak nemu permasalahannya

  110. Ferry says:

    Pak, mau tanya boleh ?

    Taruna Csx karbu saya kalo tiap pagi di panasin kenapa getarnya lumayan gede ya, rpm di setting idle 800, ada ac 1ooorpm, mohon pencerahannya pak !! hehehehe

    oh iya satu lagi, kalo AC di hidupkan kan biasanya rpm naik, ini kenapa turun ya, malah terkadang hampir mati mesinnya.

    Terima kasih ya pak

  111. nur kholis says:

    mas bisa saya pingin tanya .
    saya kan mau improfment
    kira kira bisa ga ya di saat mobil setater tapi nyambung dengan sefti bell
    kalu sefti bal belum di pasang mobil tidak bisa nyala walapaun stater dah on..
    kira kira apa aja ya alatnya .
    mohon untuk seringnya
    terima kasih
    kholis
    nurkh7010@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *