Astra Road Community Challenge Activities

Logo safety driving

DAIHATSU TARUNA CLUB

I.         JUDUL

DIA aja TAKUT..ELO…?

II.      DESKRIPSI GAGASAN

Beranjak dari terus meningkatnya angka kecelakaan lalulintas yang disebabkan oleh penggunaan Handphone/ Gadjed serta rendahnya kesadaran masyarakat menggunakan HELM dengan baik dan benar. Kami memilih untuk melakukan kampanye langsung turun kejalan. Karena disanalah “rimba jalanan” yang sesungguhnya, berbagai tipe/ kalangan dari berbagai strata sosial; rendah, sedang dan tinggi, tidak menjamin mereka akan tertib.

PERATURAN DAN UNDANG-UNDANG NYA ADA DAN JELAS, sangsi dan resikonya kita tahu, mereka/ kita bukan orang bodoh yang tidak mengetahui BAHAYA dari aktifitas tersebut, kemajuan teknologi (Handphone/Gadjet) seharusnya berkembang sejajar dengan majunya kesadaran untuk tidak menggunakannya saat sedang mengemudikan kendaraan. Terbukti dengan meningkatkan angka kecelakaan setiap tahunnya.

Oleh sebab itu kami melakukan kampanye yang sedikit Out of The Box!

Mengadopsi Kampanye negara lain yang membuat penontonnya tercengang/ terharu dan tergerak kemudian membuat pemirsanya berfikir tergerak untuk berubah, kami menghadirkan sebuah kampanye yang berusaha menyajikan fakta bahwa dijalan kapan pun dan apapun bisa terjadi.

Dengan menggambarkan malaikat maut yang “TAKUT” dengan prilaku pengemudi disebelahnya tanpa menggunakan sabuk pengaman dan ber-sosmed-an, pada fase lain sang malaikat juga “TAKUT” saat berboncengan motor sementara pengendara tidak menggunakan HELM dengan baik dan sambil ber-sosmed-ria, yang merupakan gambaran keseharian kondisi lalulintas di Jakarta dan Indonesia pada umumnya.

Tersaji dengan kostum lengkap 2 Malaikat Maut dan para korban kecelakaan kami menyentuh hati dan pemahaman mereka untuk tersenyum dalam rasa takut dan tergerak untuk memperbaiki prilakunya dan Alhamdulillah responnya sangat positif.

III.   AKTUAL TIMELINE KEGIATAN

Waktu persiapan hingga pelaksanaan membutuhkan waktu 2 Minggu, dari mulai eksekusi kostum dan persiapan lainnya, Berbekal Surat Izin dari Kepolisian Sektor Bekasi (Perempatan Jurong), kami pun melaksanakan kampanye pada hari Minggu, tanggal 20 September 2015 Pukul 12:00 sd 15:30 WIB, 20 Kendaraan serta 20 member ikut berpartisipasi.

IV.   AKTUAL JUMLAH PAPARAN

Perempatan Jurong adalah spot yang kami pilih dengan berbagai pertimbangan salah satunya adalah dekat dengan kantor POLISI sektor Jurong, Cikarang – Bekasi, sehingga memudahkan kami untuk berkoordinasi dengan aparat keamanan.

Sebagai gambaran perempatan dengan lebar 5M untuk 2 mobil serta 4 arah, jeda trafic light dari STOP and GO 90 Second, dalam waktu 3,5 jam pada kegiatan ini kami memperkirakan sekitar 300-500 orang target pengendara telah berhasil teredukasi dan efektif, karena mereka langung bertindak dengan menggunakan seatbeltnya dan atau menggunakan pengaman pada helmnya secara suka rela.

Waktu paparan efektif 1,5 jam x 60 detik = 5400 detik

Waktu kampanye 90 detik (stop n Go)

Jumlah hit 5400 : 90 = 60 hit

Jika perkiraan minimal per hit terdiri dari 3 Motor berboncengan (6 orang) dan 2 Mobil berisi 2 orang (4 orang) = 10 orang

Estimasi 60 hit x 10 orang = 600 orang

Margin of error(20%)  600 – 20% = 480 orang

Dan kami berkeyakinan jumlah tersebut akan bertambah karena perlengkapan berupa 2 buah spanduk, kami tinggal dan terpasang dilokasi tersebut serta telah mendapat izin dari pengelola kawasan.

V.      SISI KREATIF DAN INOVASI

PROVOKATIF adalah kata yang kami pilih, berdasarkan referensi youtube dan google, kami memilih kampanye dengan icon “Malaikat Maut” yang ternyata juga MASIH punya RASA TAKUT….

Kalau Malaikat Maut saja takut celaka…..koq manusia ngga ya? Ide itulah yang kami coba jual dalam kampanye ini, menerobos pakem kampanye indor monotone dan satu arah, kami percaya cara ini lebih efektif dan langsung terlihat impact nya.

Adalah suatu impian kami jika suatu saat icon kampanye ini terpampang dibaliho besar dijalan-jalan protokol di Indonesia.

Hal serupa juga sedang diadopsi oleh Kepolisian Republik Indonesia dengan menampilkan icon Polisi Cilik  (Kartun) yang sedang hormat, sebagai Papan Penunjuk Kantor Polisi. Menggambarkan rasa bersahabat dan siap melayani masyarakat.

VI.    PERAN ANGGOTA DALAM TEAM

  • Rudy Agustian – Reporter
  • Agustinus Trimulyadi – Fotografer 1
  • Wishnu – Timer penanda on off traficlight
  • Titis Milad Atmaja – Malaikat 1
  • Siswoyo – Malaikat 2
  • Najib Ilmi – Korban laka
  • Rifqy Andromeda – Korban laka
  • Santo Abdila – Korban laka
  • Mamoen Moelyono – Korban laka
  • Emir Yuhanata – Korban laka
  • Harry Siswanto – Korban laka
  • Harri M. Sahl – Korban laka
  • Labib Pramana – Korban laka
  • Sumardi . S – Spandukmen
  • Ardian Pratama – Spandukmen
  • Saepul  Ilmi – Spandukmen
  • Novan Devon – Spandukmen
  • Galih Utomo – fotografer 2
  • Yana TB – fotografer 3
  • Finna Adityorini – Makeup Artist

Menyisihkan 21 peserta dan alhamdulilah kami meraih juara ke dua, dan mendapatkan hadiah trophy dan uang kegiatan sebesar Rp. 13.000.000,- yang akan digunakan untuk kegiatan club selanjutnya.

VII.         DOKUMENTASI

Logo safety driving logo2

1b

Persiapan : kostum Malaikat dan makeup korban LAKA

Briefing Final

rfa2

Ready For Act..

ready for act

Ready..

go

Go Live…

6

2 111 7 8 9 5 4 3

12

Panas terik tak memupuskan semangat kami

10

Demikianlah laporan kegiatan dan pertanggung-jawaban dari pihak kami, terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

salam,

DAIHATSU TARUNA CLUB

2015

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *